TELUKKUANTAN – Meski gencar disosialisasikan hingga ke pelosok desa, pengguna Digital ID atau ID Kependudukan di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau masih jauh dari target.

Menurut M Refendi Zukman, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kuansing, jumlah pengguna masih 2.250 orang.

"Sampai hari ini masih 2.250 orang, ini masih jauh dari target," ujar Refendi, Jumat (23/6/2023) pagi di Telukkuantan.

Dikatakan Refendi, pihaknya gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang ID Kependudukan ini. Bahkan, pihaknya punya program menyambangi desa-desa dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan. Pelayanan keliling dilakukan pada setiap Senin dan Kamis.

"Nah, setiap kali kami turun ke desa-desa, sekolah dan instansi pemerintahan, kami selalu mensosialisasikan Digital ID ini. Tapi, mungkin masyarakat menilai fungsinya belum bermanfaat," ujar Refendi.

Dalam mensosialisasikan Digital ID, Disdukcapil Kuansing juga menggandeng camat hingga perangkat desa.

"Cuma itu, untuk mengaktifkan Digital ID ini kan harus ada smartphone. Kalau tak ada, kan gak bisa," ujar Refendi.

Pemerintah menggalakkan penggunaan Digital ID, menyusul kebijakan pengurangan blanko e-KTP. Menurut Refendi, Digital ID dan e-KTP memiliki fungsi yang sama. Hanya saja, Digital ID tidak memiliki bentuk fisik seperti e-KTP.***