
PEKANBARU, GORIAU.COM - Badan Operasi Bersama PT Bumi Siak Pusako (PT BOB-BSP) optimistis dapat mencapai target produksi 2013 yang diberikan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebesar 15.800 barel Oil per Day (BPOD) bisa tercapai.
"Meskipun rata-rata produksi Januari-Maret saat ini mengalami penurunan, namun kami yakin target produksi bisa tercapai di akhir tahun," kata Senior Operation PT BOB-BSP Wimpi Wisnu Prambudi saat rapat kerja di Kantor Perwakilan SKK Migas Provinsi Riau, Pekanbaru, Jumat (22/3/2013).
Wimpi mengatakan, walaupun target yang diberikan oleh SKK Migas sebesar 15.800 BPOD tersebut belum dapat kami capai, namun kami lakukan usaha yang lebih keras lagi. Di tempat yang sama, External Affairs Manager PT BOB-BSP Nazaruddin, menambahkan secara keseluruhan, tahun ini pihaknya akan melakukan pemboran 12 sumur untuk mengurangi rasio penurunan produksi.
Selain tujuh sumur yang masih terkendala perizinan, namun terdapat tiga sumur pengembangan, dua sumur proses perizinan, dan dua sumur eksplorasi yang siap dioperasikan pada pertengahan tahun. "Dengan upaya ini decline rate yang tadinya 24 persen bisa ditekan jadi delapan persen. Diharapkan target produksi akan tercapai dan bahkan melebihi target dari SKK Migas," kata dia.
Terkait kendala fasilitas air, Nazaruddin mengatakan hal tersebut berkaitan dengan sharing facility yang digunakan bersama PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). "Kita sama gunakan fasilitas tersebut, sama-sama ingin meningkatkan produksi. Tapi, Karena air yang digunakan milik Chevron, mereka prioritas untuk kebutuhan mereka," tukas dia. (oz)