
BENGKALIS,GORIAU.COM - Kabar buruk muncul dari cabang olahraga tarung derajat Riau. Setelah gagal meraih lebih dari dua emas, ketua harian tarung derajat Riau menyatakan mengundurkan diri karena menilai dirinya sudah gagal memberikan yang terbaik untuk tim tarung derajat Riau pada PON XVIII.
Ketua Harian Tarung Derajat Provinsi Riau Salfian Daliandi, menyatakan mundur menyusul gagal mencapai target perolehan medali emas Tarung Derajat Provinsi Riau di even Pekan Olahraga Nasional XVIII Riau 2012 di Bengkalis.
Pengunduran diri Salfian Daliandi sebagai Ketua Harian Tarung Derajat Provinsi Riau ini, termaktum dalam surat pernyataan pengunduran, tertanggal 12 September 2012 ditujukan kepada Ketua Umum Tarung Derajat Provinsi Riau.
Dalam surat tersebut Salfian menyebutkan beberapa alasan diantaranya, selaku Ketua Harian Tarung Derajat Provinsi Riau mengaku gagal dalam mengangkat prestasi para atlet di cabang olahraga tersebut, terutama pada even PON XVIII Riau 2012 yang diselenggarakan di Bengkalis.
Kemudian alasan meningkatnya kesibukan diluar organisasi Tarung Derajat, sehingga tidak dapat melaksanakan tugas secara maksimal. Salfian juga menyatakan minta maaf jika selama pengabdiannya di Tarung Derajat terdapat kesalahan maupun kekurangan.
''Betul saya mengundurkan diri dari jabatan Ketua Harian Riau. Ini bentuk tanggungjawab moral saya kepada Tarung Derajat. Karena gagal mengangkat prestasi atlet Riau khususnya pada event PON yang baru selesai dilaksanakan di Bengkalis. Dari target awal dan persiapan yang kita lakukan, mampu menyumbang lebih dari dua emas ternyata hanya satu emas,'' ungkapnya kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Jumat (14/9/12).
Salfian sudah mengabdi di Tarung Derajat sejak 2004 silam itu. Meskipun sudah mengundurkan diri, namun tarung derajat masih tetap menjadi bagian dari dirinya. ''Pengunduran ini kan hanya kepengurusannya, Tarung Derajat masih tetap menjadi bagian dari diri saya,'' imbuhnya.
Pada ajang PON XVIII Riau, atlet tarung derajat tuan rumah hanya mampu meraih satu medali emas, atas nama Muhammad Reza alias Aan di kelas 67,1 -70 kg.(jfk)