
PEKANBARU - Karena melakukan perlawanan, perampok dan pembunuh nenek Musdalipah di Kampar akhirnya ditembak polisi. AZ alias Aidil (40), ditangkap di sebuah hotel di Panam Pekanbaru, Selasa (25/1/2022) pagi.
AZ sempat melawan petugas kepolisian dari Satreskrim Polres Kampar, saat petugas kepolisian mencari barang bukti.
“Setelah petugas membawa tersangka untuk mencari barang bukti berupa sejumlah perhiasan emas dan uang yang dirampoknya dari korban, saat itulah tersangka AZ mencoba melarikan diri, dan melakukan perlawanan kepada petugas,”kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Rabu (26/1/2022).
Karena melawan dan dikhawatirkan melarikan diri, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas terukur, dan menembak AZ.
Berita Sebelumnya: Rampok dan Habisi Seorang Nenek, Pria di Kampar Diringkus Bersama Istri di Hotel.
“Dikhawatirkan pelaku lepas, dan sudah membahayakan petugas, maka petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan dengan menembak bagian kakinya,” lanjut Sunarto.
Usai ditembak, AZ dibawa ke rumah sakit untuk menerima tindakan medis, kemudian dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Selain mengamankan AZ, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 2 juta (sisa hasil penjualan emas), sebuah kunci rumah korban, sebuah gelang emas, 2 buah cincin emas dan 1 unit mobil Avanza warna silver yang digunakan pelaku.
Diketahui, AZ melakukan aksi rampok di rumah Musdalipah yang berada di Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, pada hari Senin (24/1/2022) sore.
Setelah merampok barang berharga milik Musdalipah, AZ juga tega membunuh Musdalipah yang sudah renta di kamar mandi. ***