PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, Kepala sekolah yang dibantu majelis guru untuk secara terus menerus mengembangkan ide, inovasi dan metode baru pembelajaran sehingga para peserta didik dapat dengan cepat mencerna pelajaran yang diberikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan MD Rizal S.Pd, M.Pd, Kamis (4/4/2013) menegaskan bahwa para pendidik jangan terpaku pada buku cetak dalam mengajar akan tetapi para guru juga dituntut kreatifitasnya dalam menuntun para siswa dalam belajar.
''Kepala sekolah dan juga para guru untuk terus melakukan pembaharuan disekolah sehingga dalam melaksanaakan kegiatan proses belajar mengajar disekolahnya selalu tercipta inspirasi pemikiran cemerlang mempersiapkan generasi harapan bangsa yang siap pakai dan untuk memajukan sekolahnya,'' ujarnya.
MD Rizal mengatakan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional telah membentuk Badan Akreditasi Nasional sekolah/madrasah untuk memberikan sertifikat bagi satuan pendidikan yang menerapkan standar pendidikan. Untuk mendapat sertifikat akreditasi sekolah melalui kajian kelayakan yang dilakukan secara independen.
''Penilaian akreditasi terhadap jenjang setiap sekolah yang ada disetiap Kabupaten/kota di Provinsi Riau dilakukan Tim asesort dari pihak Badan Akreditasi Sekolah/Madrasah di Provinsi Riau dilakukan secara independen,'' jelasnya.
Saat ini, sambungnya, sekolah-sekolah yang mendapatkan sertifikat akreditasi sekolah dinilai telah memenuhi kriteria persyaratan ditetapkan badan akreditasi Provinsi Sekolah/madrasah itu seperti kelengkapan fasilitas pendukung proses belajar mengajar disekolah, jumlah guru, jumlah siswa dan kelengkapan laporan administrasi sekolah ditambah persyaratan lainnya.
''Sertifikasi akreditasi juga terbagi atas beberapa kategori, ada yang masuk kategori A,B dan C. Yang diberikan berdasarkan hasil penilaian BAP S/M Riau,'' katanya.
Selama ini, lanjutnya, kendala bagi sekolah yang tidak mendapatkan sertifikat akreditasi sekolah. Hal ini dikarena banyaknya Kepala sekolah yang tidak tahu tata cara mempersiapkan kelengkapan berkas pengajuan akreditasi bagi sekolahnya.
"Untuk itu, segenap unsur yang ada di sekolah untuk selalu membuka diri, berdiskusi sehingga akan lahir inspirasi ide-ide baru untuk menciptakan pembaharuan setiap waktu untuk memajukan proses belajar mengajar disekolahnya. Sehingga sekolah itu tidak tertinggal dengan sekolah yang lain," ungkapnya.
Ditambahkannya, saat ini sudah ratusan sekolah mulai dari Sd sampai SLTA se Kabupaten Pelalawan telah mendpaatkan sertifikat akreditasi sekolah, itu menandakan pendidikan di kabupaten Pelalawan tidak tertinggal dibandingkan di daerah lain di Riau. (ilm)