PEKANBARU – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih mengatakan antusias masyarakat mendapatkan vaksinasi booster untuk pencegahan Covid-19 sangat rendah. Pasalnya, mereka merasa vaksinasi booster ini tidak perlu atau darurat.

"Kita sempat tanyakan kepada beberapa masyarakat, mereka merasa belum perlu. Lagi pula vaksinasi ini tidak dipaksakan pemerintah, jadi mereka tidak merasa harus vaksin," ujarnya, Sabtu (8/10/2022).

Menurutnya, hal inilah yang membuat capaian vaksin booster sangat lambat. Terhitung bulan lalu, capaian vaksin booster masih diangka 30an persen dari total target vaksinasi bagi penduduk Kota Pekanbaru.

"Sementara semua fasilitas kita sudah sediakan. Baik di rumah sakit, puskesmas, ada mall vaksin, ada juga kegiatan vaksinasi massal yang digelar berkoordinasi dengan instansi vertikal dan kelompok masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, ia mengatakan sudah mengimbau kepada fasilitas umum maupun layanan publik agar mewajibkan pengunjung untuk sudah vaksin booster untuk berkunjung. Namun, imbauan ini juga tidak bisa bersifat pemaksaan.

"Kita sudah pernah imbau, sehingga warga merasa perlu vaksin booster. Tapi imbauan ini juga sifatnya tidak bisa memaksa," pungkasnya. ***