TEMBILAHAN- Makin menjamurnya polisi tidur di Tembilahan, membuat pengguna jalan merasa terganggu, dan meminta pihak terkait untuk melakukan pembongkaran.

Menanggapi hal itu, Kepala Dishubkominfo Inhil, Wiryadi mengaku sulit melakukannya, karena polisi tidur itu dibangun oleh masyarakat sendiri.

''Sulit bagi kita kalau harus membongkar,'' ujarnya saat dikonfirmasi GoRiau.com.

Masyarakat sendiri, membangun polisi tidur itu tidak lain untuk mengantisipasi terjadinya lakalantas, mengingat banyak pengguna jalan yang memacu kendaraan dengan kencang di kawasan Parit 8 Tembilahan.

''Kalau berurusan dengan masyarakat ini sulit, nanti kita bongkr, yang membangun yang komplain,'' tukas Wiryadi.***