
PEKANBARU, GORIAU.COM - Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah (Siak III) ditutup hingga batas waktu yang tidak ditetapkan. Target penyelesaian yang seharusnya dilaksanakan pihak kontraktor PT Waskita Karya pada Mei ini batal terealisasi.
Tentu saja hal ini cukup meresahkan masyarakat. Dimana para pengguna akses dari dari Pusat Kota Pekanbaru ke Kecamatan Rumbai sudah tidak sabar kembali menggunakannya.
"Ini tentu sangat merugikan masyarakat, karena mereka butuh jembatan itu dan menunggu dibuka kembali," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau, Muhammad, Minggu (18/5/2014).
Disampaikannya, kekhawatiran dan keinginan masyarakat sangat dimengerti. Karena memang, jembatan tersebut sudah jelas menjadi penghubung Pusat Kota Pekanbaru dengan Kecamatan Rumbai.
"Kita sudah bertemu dengan pihak kontraktor, mereka seperti tidak serius dan meminta target perampungan jembatan hingga Oktober mendatang," ujar Muhammad.
Pihak Waskita Karya dinilai tidak 'peduli' dengan kebutuhan masyarakat dan seperti ingkar janji terhadap kewajiban yang seharusnya mereka selesaikan dalam bulan ini.***