PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan, Riau, memasuki triwulan ketiga tahun ini masih minim. Serapan APBD Pelalawan baru terealisasi di bawah 50 persen.

Dijelaskan Kabag Pembangunan Setdakab Pelalawan, Tengku Zulfan, bahwa untuk APBD Pelalawan tahun 2015, yang berjumlah Rp.2,091,254,904,353.50, baru terserap sekitar 35 persen.

"Terhitung 9 September 2015 kemarin, realisasi keuangan baru mencapai 35,00 persen dan realisasi fisik baru mencapai 46,88 persen," sebutnya, akhir pekan kemarin.

Artinya, lanjut Zulfan, sejauh ini serapan APBD Pelalawan baru terealisasi di bawah 50 persen. Untuk itu, seluruh kegiatan yang sudah dianggarkan di SKPD harus segera digesa, mengingat sisa waktu kurang dari 90 hari kalender.

Penyebab minimnya serapan di seluruh SKPD yang ada, Zulfan menyampaikan, hal itu bukan disebabkan tidak berjalannya kegiatan melainkan ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya.

Bahkan menurut Zulfan, ada kegiatan fisik yang sudah dikerjakan dan sudah selesai. Namun belum juga diurus pencairannya atau uang termin oleh pihak yang bersangkutan, yakni kontraktor.

"Rata-rata kontraktor atau rekanan tidak segera mengurus termin atau pencairan pelunasan kegiatan fisik bagi yang sudah menyelesaikan pekerjaan, makanya anggaran di kas masih banyak," bebernya.

Selain itu, Zulfan menambahkan, penyebab minimnya serapan yakni adanya anggaran yang tidak bisa digunakan.

"Ada anggaran yang tak bisa digunakan, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk reboisasi. Itu berjumlah sekitar Rp 200 miliar," tandasnya.(***)