BENGKALIS, GORIAU.COM -Aksi demontrasi besar-besaran yang melanda Bengkalis akhirnya berubah menjadi panas. Massa yang dari pagi sudah menunggu putusan DPRD Bengkalis memberhentikan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dan Wakil Bupati Suayatno akhirnya tak sabar.

Awalnya DPRD meminta waktu untuk membahas kembali, bahkan terakhir DPRD meminta waktu 15 menit untuk kembali rapat. Setelah ditunggu-tunggu, DPRD ternyata gagal mendapatkan kata sepakat. Mereka tak kunjung mengumumkan hasil rapat.

Massa yang semakin besar di luar akhirnya tak sabar. Tanpa komando, massa mendorong-dorong apagar dan merobohkannya. Berhasil merobohkan pagar, massa juga membakar ban dan kayu di area kantor DPRD. Bahkan baliho bupati juga dibakar massa.

Aksi massa tak tertahankan, aparat yang rencananya mau istirahat karena dari pagi siap siaga akhirnya tersentak dengan kondisi ini. Aparat langsung memasang pagar betis untuk mengamankan area gedung DPRD Bengkalis.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih melakukan aksi.(jfk)