
BENGKALIS, GORIAU.COM - Masjid Alhidayah, Gang Budiman, Kampung Tengah keluar sebagai yang terbaik pertama pada Pawai Malam Takbir Idul Adha untuk kategori masjid yang dipusatkan di Lapangan Tugu, Bengkalis, Senin (14/10) malam.
Terbaik kedua diraih Masjid Annur, Desa Meskom. Terbaik ketiga Masjid Almuslihun, Desa Wonosari. Untuk harapan I diraih Masjid Nurul Yakin, Desa Sebauk, terbaik kedua Masjid Munawwarul Hidayah Wonosari Barat dan Masjid Al Manar, Desa Wonosari.
Untuk kategori musala, terbaik pertama Musala Darunnasihin Simpang Ayam, Meskom, Â terbaik kedua Musala Baitul Muqarrobun dan terbaik ketiga Musala Pasar Almuqqarin, Jalan Tengku Umar. Untuk harapan satu diraih Musala Ikhsan Sebauk, harapan kedua Musala Hajjah Qomariah Desa Sebauk dan harapan ketiga Musala Taufik Desa Wonosari.
ÂSelanjutnya untuk kategori sekolah, terbaik pertama diraih SMA Negeri1 Bengkalis, terbaik kedua SMA Negeri 2 Bengkalis dan terbaik Ketiga SMK Negeri 1 Bengkalis. Untuk harapan satu diraih SMA Negeri 2 Bengkalis, harapan kedua SMK Negeri 2 Bengkalis dan harapan ketiga SMP Al Amin Bengkalis.
Pawai Malam Tabkir Idul Adha dilepas oleh Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh didampingi Wabup H Suayatno, Kapolres AKBP Ulung Sampurna Jaya, Kepala Kantor Kementerian Agama H Jumari dan Sekda H Burhanuddin. Ratusan peserta ambil bagian dalam kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan tersebut, sementara masyarakat Kota Bengkalis tampak antusias menyaksikan penampilan peserta yang berasal dari masjid, musala dan sekolah.
Bupati Bengkalis dalam pengarahannya sebelum melepas pawai mengatakan, sebagai wujud rasa syukur atas karunia yang dilimpahkan Allah SWT kepada kita semua, maka sepantasnya pada malam 10 Zulhijah 1434 H terus mengumandangkan takbir, tasbih dan tahmid.
''Bulan ini merupakan bulan yang memiliki arti khususnya bagi umat islam, karena pada bulan ini kaum muslimin dan muslimat dari berbagai belahan dunia melaksanakan rukun islam yang kelima yaitu ibadah haji di tanah suci mekah al-mukaramah di sana seluruh umat islam di belahan dunia berkumpul tidak mengenal status sosial baik kaya ataupun yang miskin,'' ujar Bupati.
Semangat Idul Adha  harus menjalar kesanubari seluruh warga Kabupaten Bengkalis.  Karena di sinilah wujud keihlasan umat dalam menjalani seluruh perintah Allah SWT dan menghentikan semua  larangan-Nya. Hikmat yang dapat dipetik dari perayaan Idul Adha adalah semangat ibadah Qurban yang semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta upaya meningkatkan kepedulian sosial serta jalinan solidaritas antar sesama manusia.
Pada kesempatan itu Bupati juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, peserta pawai dan segenap masyarakat Kabupaten Bengkalis yang hadir menyemarakkan pawai . Ia juga mengimbau untuk melaksanakan takbiran ini dengan penuh khusuk, menyuarakan takbir, tahlil dan tahmid, syiarkan kebesaran ilahi serta syukuri rahmat-Nya.
''Saya menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan takbiran keliling ini. Saya berharap, tradisi yang baik ini dapat terus dikekalkan dan ditingkatkan. Apresiasi saya sampaikan kepada seluruh panitia yang terlibat serta seluruh lapisan masyarakat yang ikut menyemarakkan kegiatan ini,'' ujar Bupati.
Sebelum melepas secara pawai, Bupati Bengkalis didaulat untuk melantunkan lapas takbir sebanyak satu kali. Berturut-turut setelah Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Sekda dan Kakankemenang.jfk