
BENGKALIS, GORIAU.COM - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Kabupaten Bengkalis, Muhammad Jalal menyebutkan kasampai hari ini masih ditemukan 12 titik api di enam kecamatan Kabupaten Bengkalis.
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terbaru dan cukup besar terjadi di Desa Bumbung Kecamatan Mandau. Berdasarkan pantauan satelit NOAA, ditemukan titik api yang membakar lahan milik warga maupun perusahaan.
"Sampai hari ini masih ditemukan 12 titik api dengan luas lahan yang terbakar ratusan hektar di enam kecamatan. Selain di Mandau, karhutla juga merebak ke kecamatan Rupat dan Rupat utara," ujar Jalal.
Selain lima titik api di Desa Bumbung, Kecamtan Mandau, 7 titik api lainnya terdapat di desa Sumber Jaya dan Sungai Linau kecamatan Siak Kecil.
Kemudian di Kecamatan Bukitbatu ada dua titik api yaitu di desa Temiang dan Api-api, sedangkan di kecamatan Rupat karhutla terjadi di desa Teluk Lecah, di kecamatan Rupat utara di desa Titi Akar. Satu titik api lagi berada di desa Teluk Lancar kecamatan Bengkalis.
''Karhutla di Desa Bumbung, Kecamatan Mandau kita sudah menurunkan tim Damkar untuk membantu memadamkan api yang diperkirakan semakin meluas. Mayoritas karhutla yang terjadi masih di lokasi yang sebelumnya terbakar,kecuali desa Bumbung, Mandau serta di Rupat dan Rupat Utara," terang Jalal.
Total luas lahan milik masyarakat maupun perusahaan swasta sudah melebihi 2000 hektar diseluruh kabupaten Bengkalis. Pihak BPBD-Damkar sendiri sudah berulangkali mengimbau masyarakat maupun perusahaan untuk tidak melakukan pembakaran lahan, namun tidak diindahkan.(jfk)