PEKANBARU - Masyarakat diminta jangan terlalu mempercayai pegawai bank, karena bisa saja berpotensi timbulnya perbuatan pidana perbankan.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, pasca pengungkapan seorang mantan Manager Bisnis Komersial Bank Jabar Banten (BJB), yang diduga membobol rekening nasabahnya hingga Rp3,2 miliar lebih di Pekanbaru.

Sunarto menyampaikan, pembobolan rekening korban bernama Arif Budiman, berawal dari perkenalan dengan tersangka IOG selaku Manager Bisnis Komersial Bank BJB.

Karena Arif Budiman merasa sudah kenal dengan IOG, maka ia mempercayakan cek kredit modal kerja dari beberapa perusahaan Arif Budiman, kepada IOG. Dimana akhirnya cek tersebut digunakan IOG untuk mengambil uang dari rekening giro Arif Budiman tanpa seizinnya.

Oleh karena itu, Sunarto menyampaikan kalai kepolisian Polda Riau mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada menyimpan mendepositokan, properti di bank.

“Karena saya katakan, setiap pegawai disana memiliki potensi untuk melakukan kejahatan di bidang perbankan. Contoh tindakan teller bersama dengan Manager Bisnis Komersial Bank BJB yang melakukan pengambilan dari rekening giro nasabah tanpa seijin dan sepengetahuan nasabah. Oleh karena itu hati hati dan waspada serta selalu cek rekening tabungan,” pinta Sunarto, Kamis (24/6/2021). ***