PEKANBARU - Dua mahasiswa Universitas Riau (Unri), Herfran Riansyah Pratama dan Firman Edi berhasil menorehkan prestasi di bidang sains dalam ajang bertaraf international di Korea. Dua mahasiswa Unri itu membanggakan Indonesia, terkhusus Provinsi Riau.

Keduanya mendapatkan medali perak dalam The 6th Korea International Creative Invention Contest, dengan memanfaatkan limbah biji karet menjadi sandal refleksi. Selain itu, keduanya juga mendapatkan pengharagaan spesial dari Korea Invention Academy.

"Alhamdulillah, kami berdua bisa meraih prestasi ini berkat dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan Universitas Riau. Terkhusus Pak Syamsuar yang sudah mendukung kami bisa berangkat ke Korea dan berhasil meraih prestasi," kata Firman Edi kepada GoRiau.com, Kamis (22/8/2019).

Rektor Universitas Riau, Profesor Aras Mulyadi mengatakan, limbah biji karet yang dimanfaatkan menjadi sandal refleksi yang memiliki manfaat relaksasi bagi yang menggunakannya. Selain itu, mengatasi sakit kepala, membantu pemulihan paska terkena stroke dan manfaat kesehatan lainnya pada tubuh.

"Bagi yang memiliki masalah peredaran darah pada kaki, cedera tangan dan kaki, mengalami cantengan, diare, demam, memiliki jumlah trombosit yang rendah, atau menderita gangguan tiroid, bisa menggunakan sandal yang sangat murah biaya produksinya," ungkap Aras.

Ditempat terpisah Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi yang mengetahui prestasi anak Riau dikancah international mengungkapkan, dirinya sangat bangga terhadap prestasi mereka.

"Semoga prestasi ini bisa diikuti oleh pelajar dan mahasiswa di Riau yang bisa menciptakan kreatifitas. Apalagi prestasi keduanya diajang international," ungkap Syamsuar kepada GoRiau.com.

Diketahui Herfran Riansyah Pratama berasal dari Kabupaten Kampar dan Firman Edi dari Kabupaten Rokan Hilir. The 6th Korea International Creative Invention Contest 2019 berlangsung di Seoul, Korea Selatan dari 10 Agustus sampai 12 Agustus. ***