
BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Aksi kejahatan tidak mengenal tempat, bisa terjadi dimana saja, di jalan, rumah bahkan di rumah ibadah, seperti yang terjadi Mesjid Agung Al Ikhlas, Jalan Utama, Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau, Sabtu (21/3/2015) pukul 03.25 Wib. Tapi entah karena tak tahu atau belum profesional, maling kontak infak yang berbadan kurus itu terekam CCTV.
''Ciri-ciri orangnya kurus kecil. Saya rasa malingnya sudah mengetahui situasi di mesjid karena tahu jalan keluar dan masuk," kata Sunanto, bendahara Mesjid Agung kepada GoRiau.com.
Hasil rekaman CCTV, kata Sunanto, sudah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diselidiki. Tempat infak yang digondol maling, sebanyak 2 kotak. Taksiran uang yang hilang dalam kotak mencapai Rp 500 ribu.
Rencana hasil infak dari jemaah mesjid akan digunakan untuk pembangunan Madrasah Diniyah Aliyah Al Ikhlas. Biasanya, hasil infak dari kedua kotak itu tidak pernah banyak.
''Saat ditemukan, kotak sudah berada di belakang mesjid tempat wudhu. Kedua kotak sudah dirusak pakai batu bata," imbuh Sunanto.
Kapolres Rokan Hilir, AKBP Subiantoro, Sik melalui Kapolsek Bangko, Kompol Nurhadi Sumanto,SH,Sik menerangkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian kotak infak tersebut.
''Kita akan mempelajari keterangan saksi. Hasil rekaman CCTV itusangat membantu mengungkap pelaku,'' kata Nurhadi. (amr)