TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Mahasiswa Indragiri Hilir (Inhil), menyayangkan dengan semua rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Inhil yang tidak dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Seperti yang disampaikan Presiden Mahasiswa Universitas Islam Indragiri (Unisi), Pirman kepada GoRiau.com, keberadaan DPRD seolah-olah tidak berarti bagi Pemkab.

''DPRD Inhil impoten, hasil rekomendasi mereka mandul, gak ada yang ditindak lanjuti Pemkab Inhil,'' cetus Pirman, Rabu (24/6/2015) malam.

Seperti contohnya di bidang pendidikan, dikatakan Pirman sebelumnya DPRD Inhil melalui Komisi IV telah merekomendasikan agar mutasi guru yang tidak sesuai dengan Permendiknas dibatalkan dan guru yang berpindah dari desa ke kota dikembalikan lagi ke desa awalnya.

''Sudah lebih dari 1 kali rekom DPRD itu tidak pernah diindahkan, tapi kok anenhnya DPRD diam saja,'' sebutnya.

Dari hal itu, Pirman meminta kepada DPRD agar mengambil langkah tegas, salah satunya dengan mengeluarkan hak interplasi dewan.

''Kita minta kepada wakil-wakil kita agar mengeluarkan haknya, jangan duduk diam saja melihat rekomendasi itu tidak diindahkan. Percuma saja donk gelar-gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), tapi hasilnya gak ada,'' tukas Pirman.(ayu)