BAGAN BATU, GORIAU.COM - Hampir tidak diperhitungkan di awal tahapan Pilgub (Pemilihan Gubernur) Riau 2013, termasuk di mata sejumlah pengamat politik lokal, tapi belakangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Riau, Ir HM Lukman Edy M.Si. dan Suryadi Khusaini, mampu membetot perhatian publik di daerah ini.

''Alhamdulillah, kita sudah menjadi perbincangan banyak kalangan,'' kata calon Gubernur Riau Lukman Edy ketika mampir di posko pemenangan pasangan Lurus di Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rohil (Rokan Hilir), Selasa (27/8). ''Kalau kondisi seperti ini mampu dipertahankan, insya Allah kita akan mampu memenangkan Pilgub Riau 2013 hanya dalam satu kali putaran,'' katanya percaya diri.

Mantan Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I itu mengistilahkan realitas yang dihadapi pasangan yang akrab disapa dengan Lurus itu sejak beberapa waktu belakangan seperti fenomena bola salju: kecil pada awalnya, tapi lambat-laun terus membesar, dan mampu melindas apa saja yang ada di depannya. ''Kita bangga dengan realitas yang ada,'' tandasnya.

Calon gubernur yang berpasangan dengan calon wakil gubernur Suryadi Khusaini itu menunjuk contoh poling (jajak pendapat) yang dilakukan oleh sejumlah media online lokal. Dikatakan, hampir semua media online yang menyelenggarakan poling menempatkan pasangan Lurus di posisi pertama, bahkan pada beberapa poling jauh meninggalkan kompetitor terdekatnya.

''Ada malah poling di media online yang menempatkan Lurus di peringkat pertama dengan dukungan responden di atas 35 persen,'' kata LE, sambil memastikan pihaknya tidak pernah "main mata" dengan media online penyelenggara poling. ''Itu murni suara masyarakat pembaca, dan lagi poling di media online tidak memungkinkan seorang responden melakukan pilihan dua atau lebih sekaligus,'' katanya.

LE berharap apa yang terjadi pada poling belakangan ini menjadi proyeksi dari hasil Pilgub (Pemilihan Gubernur) Riau 2013, yang puncaknya akan diselenggarakan pada 4 September mendatang. ''Kendati pun terjadi margin error, dan katakanlah margin error itu menembus angka 5 persen, itu pun masih menempatkan pasangan Lurus sebagai pemenang Pilgub Riau 2013,'' ia menambahkan.

Mantan Sekretaris Jenderal DPP PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) punya asumsi lain tentang peluang ia bersama pasangannya memenangkan ajang Pilgub Riau 2013. Dijelaskan, dari jumlah DPT (daftar pemiih tetap) yang akan menggunakan hak suaranya pada 4 September mendatang, setidaknya diperlukan 720.000 suara untuk bisa memenangkan ajang Pilgub Rau 2013 untuk satu kali putaran.

''Perhitungan kita di atas kertas sejauh ini telah mengantongi dukungan suara sekitar 500.000," sebutnya. Suara sebanyak itu berasal dari kantong-kantong suara PDI Perjuangan dan PKB yang merupakan pendukung fanatik. "Kendati bumi gonjang-ganjing atau langit akan runtuh sekalipun, para pendukung fanatik tersebut tidak akan pernah mengalihkan dukungannya,'' kata LE.

Kekurangan sekitar 250.000 suara lagi, menurut LE, akan bisa didulang dari berbagai potensi seperti massa mengambang, pemilih pemula, dan lainnya. ''Bisa juga datang dari teman-teman lama saya, teman-teman Pak Suryadi, teman isteri saya dan teman isteri Pak Suryadi, atau pihak yang tertarik dengan program-program yang sejak beberapa waktu belakangan intens kami sosialisasikan ke tengah publik,'' tambahnya.

LE meminta para pendukungnya tidak terpengaruh berbagai isu, dan tetap komit di garis perjuangan yang telah menjadi komitmen bersama. ''Jangan pernah beranjak sejengkal pun dari garis perjuangan,'' imbuh LE, sambil menegaskan bahwa apa yang dilakukan secara bersama belakangan ini semata didedikasikan untuk kepentingan daerah dan masyarakat Provinsi Riau.

''Saatnya kita bangkit dan tetap maju untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak,'' katanya. Setelah sekian lama masyarakat Riau tertindas oleh berbagai kepentingan, menurut LE, saatnya anak muda daerah ini bangkit dan berada di garda paling depan untuk memperjuangkan nasib orang banyak. ''Kita memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menyelamatkan daerah dan masyarakat,'' tandasnya. (rls)