SIAK - Sebanyak 104 peserta didik Taman Kanak-kanak B (TKB) PAUD Sains Tahfizh Islamic Center Madinatul Ulum Kabupaten Siak resmi mengakhiri masa belajarnya, Sabtu (6/6/2026). Ratusan anak usia dini ini melangkah ke jenjang sekolah dasar dengan membawa bekal istimewa, yakni kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an yang mumpuni.

Data internal sekolah mencatat sebuah pencapaian yang fantastis. Dari total lulusan tahun ini, 47 anak di antaranya sukses melewati program Takhasus, sebuah pendalaman khusus hafalan kitab suci yang dirancang untuk mencetak generasi Qurani sejak usia belia.

Kepala Sekolah PAUD Sains Tahfizh Islamic Center Madinatul Ulum, Siti Rohimah menegaskan bahwa prosesi akhirussanah ini merupakan momen transisi yang sangat emosional. Pihaknya menyerahkan kembali tanggung jawab pengasuhan akademis kepada para orang tua agar anak-anak siap menghadapi tantangan di tingkat sekolah dasar.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan orang tua yang telah menitipkan anak-anaknya di PAUD ini. Semoga apa yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan dan menjadi generasi Qurani yang berkarakter," ungkap Siti Rohimah dalam laporan resminya.

Rutin Murojaah di Rumah

Puncak acara khataman tersebut semakin meriah saat pihak sekolah mengumumkan nama-nama peserta dengan capaian hafalan terbaik. Dua nama yang sukses mencuri perhatian adalah Rahma Kamila dan M Akira Rafayza Al-Baihaqy, di mana keduanya berhasil menuntaskan hafalan hingga satu juz penuh.

Pencapaian luar biasa anak usia dini ini langsung mengundang decak kagum dari seluruh tamu undangan, termasuk jajaran pejabat daerah yang hadir. Salah satu wali murid, ibunda dari Rahma Kamila membeberkan rahasia di balik ketekunan sang buah hati dalam menjaga hafalan tersebut.

"Kami sangat bersyukur dan bangga. Kami sebagai orang tua mendukung anak kami dengan rutin murojaah di rumah. Ini juga berkat bimbingan guru sehingga hafalan dapat terjaga dengan baik," jelasnya dengan raut wajah penuh haru.

Selain unjuk kebolehan melantunkan ayat suci, deretan siswa juga menampilkan aksi kesenian tari daerah. Keberagaman budaya nusantara yang dibawakan oleh anak-anak kecil ini sukses menutup rangkaian acara dengan kemeriahan visual yang menghibur seluruh penonton. ***