
PEKANBARU – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kota Pekanbaru sudah selesai melakukan verivikasi dan validasi berkas Bakal Calon (Balon) Ketua KONI Pekanbaru periode 2022-2026.
Juru bicara TPP Calon Ketua KONI Pekanbaru, Benny Candra mengatakan kedua Calon Ketua KONI Pekanbaru yaitu M Yasir dan dr Rahmansyah sudah siap diantarkan untuk bertarung di Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Pekanbaru pada hari Kamis (31/3/2022).

Kedua calon tersebut sudah dinyatakan melengkapi seluruh berkas pencalonan sebagai Ketua KONI Pekanbaru, termasuk 10 dukungan dari Cabang Olahraga (Cabor) yang tergabung dalam KONI Pekanbaru.
"Kedua calon siap kami antarkan pada Musorkot Pekanbaru besok, InnSyaAllah dua calon ini berdasarkan verivikasi dan validasi kami telah memenuhi syarat," katanya, Rabu (30/3/2022).
Setelah melakukan verifikasi dan validasi, TPP memutuskan dukungan yang sah untuk M Yasir sebanyak 19 dan dr Rahmansyah 10 dukungan.
"7 dukungan M Yasir tidak sah, dan untuk dr Rahmansyah dari 2 dukungan tidak sah," terangnya.
Adanya beberapa surat dukungan yang tidak sah dikarenakan adanya dukungan ganda dan juga surat dukungan dari Cabor yang hanya dilakukan penandatanganan oleh satu pihak saja.
Sementara itu Ketua KONI Pekanbaru, Anis Murzil berharap Musorkot yang akan dilaksanakan disalah satu hotel di Pekanbaru ini dapat berjalan dengan menjunjung nilai sportifitas dan fair play sebagaimana jargon olahraga.
"Alhamdulillah KONI sudah menjalankan seluruh proses sesuai dengan AD ART KONI yang diatur selama ini," ucapnya.
Dr Rahmansyah dan M Yasir pada Musorkot Pekanbaru besok akan menyampaikan visi dan misi, dan disitulah cabor-cabor akan menilai siapa yang pantas untuk memimpin KONI Pekanbaru 4 tahun kedepan.
"Harapan saya tunjukan kualitas masing-masing calon dan tawarkan program yang menarik dan kemampuan untuk memimpin organisasi KONI Pekanbaru," bebernya.
Lanjut Anis, kedua calon juga sudah melakukan penandatanganan fakta integritas dan Musorkot akan dilaksanakan secara kekeluargaan. Sehingga kedua calon diharapkan tidak ada mengerahkan massa di acara Musorkot besok.
"Ini harus murni insan olahraga yang terlibat, karena insan olahraga sudah bertungkus lumus menghabiskan waktu, tenaga dan fikiran untuk membesarkan olahraga," tutupnya. ***