
SELATPANJANG - Pemahaman agama yang kuat harus terus ditanamkan kepada anak sejak dini tanpa terputus. Mengingat pentingnya hal tersebut, para orang tua di Kabupaten Kepulauan Meranti diimbau menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang madrasah setelah lulus dari Raudhatul Athfal.
Pesan penting ini disampaikan saat prosesi pelepasan siswa-siswi Raudhatul Athfal tingkat Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir, Rabu (17/6/2026).
Camat Rangsang Barat Jefri mengingatkan agar pendidikan agama tidak berhenti di level taman kanak-kanak. Ia sangat mendorong para orang tua mendaftarkan buah hatinya ke jenjang Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah untuk memperdalam ilmu agama di sore hari.
"Pendidikan tambahan melalui MDTA sangat penting sebagai bekal penguatan akhlak dan pemahaman keagamaan anak-anak kita," imbau Jefri.
Dukungan serupa datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Misyanto yang menyebut fase awal belajar sangat krusial. Penanaman nilai akidah yang tepat di usia emas akan membentengi anak dari pengaruh buruk lingkungan seiring bertambahnya usia mereka menuju remaja.
Mendidik anak tentu bukan hanya tugas pokok guru di sekolah. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepulauan Meranti Tengku Arifin menekankan pentingnya peran aktif dan pendampingan orang tua di rumah untuk meneruskan kebiasaan baik.
"Di Raudhatul Athfal, anak-anak tidak hanya diajarkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga dikenalkan dengan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, kejujuran, kasih sayang, serta kebiasaan beribadah sejak dini," terangnya.
Kolaborasi yang sehat antara orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat sekitar diyakini akan menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mendukung tumbuh kembang mental dan spiritual anak secara maksimal. ***