
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Entah ejekan ataupun lelucon saja untuk pihak-pihak tertentu, yang jelas perempuan tua di Kepulauan Meranti, Riau, itu mengaku hamil anak ke - 11.
"Mak bidan, tolung tawo kan aei selusoh, dan aei pelali," kata Nenek tersebut dengan logat ke melayu ke bidan kampung yang Ia temui, Selasa (22/4/2014) pagi. "Dikau mintak tawo tu, untuk siape," tambah bidang kampung yang mengenakan baju dan kain batik. Kemudian disambung oleh nenek tadi dengan perkataan yang mengejutkan. "Mak bidan tak nampak de, saye ni sedang hamil," kata nenek tersebut yang membuat bidan kampung merasa sangat kaget. Lalu bidan kampung tersebut kembali bertanya. "Ini akan yang ke berapa," kata bidan kampung itu bertanya dengan nada sangat kaget. "Ini anak yang ke 11, sebetolnye aku dah penat ngandung ni," tambah nenek tersebut sambil menyodorkan sebotol air untuk dijampi-jampi oleh bidan kampung agar persalinan anak ke 11 nya lancar. Setelah dijampi-jampi, air tersebut diminum si nenek dan mereka pun melanjutkan percakapan dengan logat melayu. Itulah salah satu hiburan dalam bentuk lawakan guna memeriahkan hari kesatuan gerak PKK ke 42 dan hari Kartini di Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2014 yang digelar di Ball Room Afifa jalan Banglas, Selatpanjang. Acara yang bertemakan dengan hari kesatuan gerak PKK ke 42, kita perkuatkan ketahanan keluarga sebagai wujud persatuan dan kesatuan bangsa, dihadiri oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi, Istri Bupati Irwan, Nirwanasari Irwan, Sekdakab Kepulauan Meranti Drs Iqaruddin MSi, Ketua DPRD Kepulauan Meranti Hafizoh, dan beberapa undangan lainnya.(zal)