DURI - Aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Solidaritas Masyarakat Kabupaten Bengkalis (SMKB) Rabu (9/11/2016) lalu di Pekanbaru, Riau menuai banyak kecamatan dari tokoh pemuda dan elemen masyarakat.

Baca Juga: Unjuk Rasa Ijazah Palsu Bupati Amril

LSM Generasi Muda Mandau (GMM) sangat menyayangkan aksi demonstrasi itu. Pasalnya aksi demo tersebut diduga ditunggangi aktor politik yang ingin menjatuhkan nama Bupati Bengkalis, Amril Mukminin dimata masyarakat.

"Harusnya mereka yang menjadi provokator ini bisa sportif menyampaikan aspirasinya kepada Bupati Bengkalis. Bukan dengan cara memperalat masyarakat untuk mendemo Bupati dengan hal-hal yang bisa disebut fitnah," ujar Ketua GMM melalui Sekretarisnya Eka H kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Selasa (15/11/2016).

Ditambahlagi, provokator yang menurunkan masyarakat untuk mendemo itu tidak bertanggungjawab sama sekali. Pendemo dibiarkan terlunta-lunta di Pekanbaru hingga harus diselamatkan oleh Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkalis serta memulangkan mereka ke Bengkalis.

"Apa yang pendemo dapatkan dari aksi tersebut, tidak adakan. Kenapa harus mau diperalat oleh aktor-aktor yang beraninya duduk dibalik ruangan saja. Masyarakat jangan mau dimanfaatkan mereka yang hanya bicara besar saja. Sudah jelas bupati Amril adalah Bupati terpilih, pilihan rakyat murni," ungkap Eka lagi.

Baca Juga: Ini Jawaban Kuasa Hukum Bupati Amril Soal Ijazah

Kepada pihak berwajib, imbuhnya lagi, harus mengusut tuntas siapa oknum yang sudah menunggangi aksi demo terhadap Bupati Bengkalis, Amril Mukminin. "Oknum ini sudah menebar fitnah, mengungkit hal yang tidak benar. Itu sudah pidana dan bisa diperkarakan. Untungnya Bupati Bengkalis ini masih sabar difitnah menggunakan ijazah palsu," gumam pria yang dikenal ramah dengan masyarakat.

Eka mengajak seluruh masyarakat bersatupadu untuk membangun negeri Bengkalis ini dengan cara mendukung semua program kerja Bupati Bengkalis, Amril Mukminin. *** #BENGKALIS