PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan kota melalui pengukuhan Pengurus Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Kota Pekanbaru. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengukuhkan langsung kepengurusan LPS dalam agenda Jambore LPS yang digelar di Taman Wisata Alam Mayang, Jalan Imam Munandar, Sabtu (20/12/2025).

Agenda tersebut tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum konsolidasi bagi para pengelola sampah yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kebersihan di tengah masyarakat. Di hadapan para peserta jambore, Agung Nugroho menegaskan bahwa LPS memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan wajah pelayanan pemerintah di lapangan. 

GoRiau

Dalam sambutannya, Agung menyebut LPS Kota Pekanbaru sebagai representasi langsung Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya wali kota, dalam urusan kebersihan. Menurutnya, kinerja LPS akan menentukan bagaimana masyarakat menilai keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan sampah.
“LPS Kota Pekanbaru ini adalah wajah wali kota. Apa yang dikerjakan LPS akan langsung dinilai masyarakat sebagai kinerja pemerintah,” ujarnya.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dikukuhkan dan berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Agung menegaskan, Pemko Pekanbaru berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada LPS, baik dari sisi kebijakan maupun peningkatan kesejahteraan, agar kinerja pengelolaan sampah semakin optimal.

GoRiau

“LPS bukan lembaga yang dibentuk lalu ditinggalkan. Justru kami ingin LPS kuat, profesional, dan sejahtera agar pelayanan kebersihan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Agung menjelaskan, keberhasilan atau kegagalan LPS dalam menjalankan tugas akan berdampak langsung pada citra kepemimpinan di Kota Pekanbaru. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus LPS bekerja disiplin dan menjaga kepercayaan publik.
“Kalau kerja LPS bagus, yang dipuji wali kotanya. Tapi kalau salah di lapangan, yang tercoreng juga wajah wali kotanya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Agung juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras LPS Kota Pekanbaru selama ini. Ia mengaku menerima banyak masukan dan pujian dari masyarakat yang menilai kondisi kebersihan kota sudah menunjukkan perbaikan dibandingkan periode sebelumnya.

“Banyak yang bilang ke saya, sekarang Pekanbaru lebih bersih. Itu bukan pujian untuk saya pribadi, tapi untuk teman-teman LPS yang bekerja setiap hari di lapangan,” ungkapnya.

Meski demikian, Agung mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat jajaran LPS berpuas diri. Menurutnya, tingkat kebersihan Kota Pekanbaru saat ini masih perlu ditingkatkan agar benar-benar maksimal.
“Kalau saya nilai, baru sekitar 60 persen kebersihan yang berhasil kita jaga. Masih ada 40 persen lagi yang harus kita kejar bersama-sama,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya peningkatan disiplin, koordinasi, serta keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, kebersihan kota tidak bisa hanya dibebankan kepada LPS atau pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran kolektif seluruh warga.

Melalui jambore ini, Agung berharap semangat kebersamaan dan tanggung jawab para pengurus LPS semakin kuat. Ia ingin LPS Kota Pekanbaru tampil sebagai garda terdepan yang tidak hanya mengangkut sampah, tetapi juga menjadi agen perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Pengukuhan pengurus LPS Kota Pekanbaru tersebut diharapkan menjadi awal penguatan peran pengelola sampah dalam mewujudkan Pekanbaru yang bersih, nyaman, dan layak huni, seiring dengan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang berkualitas. (adv)