SELATPANJANG, GORIAU.COM - Akibat depresi, Kartoni alias Achen (28) warga Gang Buntu RT02 RW03 Jalan Belut Kelurahan Selatpanjang Barat, Kepulauan Meranti, lompat dari lantai 2 rumah milik orang tua nya. Kepala pemuda depresi itu pecah dan tewas di tempat.
Ketua RT 02, Jali, ketika ditemui di lokasi kejadian, Kamis (30/7/2015) pagi mengatakan, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 05.00 WIB. Waktu ditemukan, Achen sudah tidak bernyawa.
"Ketahuan pukul 05.00 WIB. Saat itu Achen sudah tidak bernyawa," kata Jali.
Disampaikan Jali juga, Achen ditemukan tergeletak di depan rumah. Kuat dugaan Achen melompat dari lantai II rumah orang tua nya. Kepala Achen membentur batu yang menyebabkan ada luka robek di kepala bagian belakang.
"Kuat dugaan dia melompat dari lantai II. Saat ditemukan itu, kepalanya sudah terluka dan mengeluarkan banyak darah," kata Jali pula.
Selain itu, Jali juga menjelaskan keseharian Achen merupakan pemuda yang sangat pendiam. Achen mengalami Depresi. Tidak hanya Achen, rata-rata keluarga kandungnya juga mengalami depresi yang sama.
"Bahkan kakeknya juga seperti itu. Memang keturunannya banyak depresi," tambah Jali pula.
Ketika di TKP, Alan yang merupakan Ibu kandung Achen tidak berhasil ditemui, sementara bapaknya sudah lama meninggal dunia. Hanya beberapa keluarga Achen yang keluar dan menjawab wartawan. Salah satu saudara kandung Achen terlihat tidak menanggapi peristiwa kematian itu. Tatapannya kosong dan cenderung hanya diam.
"Ya begitulah keluarganya. Kadang tersenyum sendiri, dan kadang suka tidak nyambung kalau diajak ngomong," ujar Jali lagi.
Saat berita ini diterbitkan, sekitar pukul 10.35 WIB, mayat Achen masih di visum di Kamar Mayat RSUD Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang.
(zal)