TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Masyarakat dari dua kecamatan yang ada di Indragiri Hilir (Inhil), Riau, yaitu Kecamatan Kateman dan Tanah Merah, mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), untuk melaporkan terkait seringnya pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN di kecamatan tersebut.

Menerima laporan itu, Komisi III DPRD Inhil, memanggil pihak terkait, baik PLN Area Rengat maupun Rayon Tembilahan untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

RDP atau hearing pun akhirnya dilaksanakan, Jumat (11/9/2015) sore, dimana saat rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna itu, langsung hadir Manager PLN Area Rengat, Armunanto serta jajaran.

Diikuti pula oleh anggota Komisi II lainnya, serta Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) dan masyarakat dari Kecamatan Kateman dan Tanah Merah.

''Permasalahan listrik ini sudah lama terjadi, hingga kami tidak sabar lagi dan akhirnya melapor ke DPRD, kami ingin, melalui rapat hari ini, PLN dapat mengambil langkah konkrit dan pasti untuk menyelesaikan krisis listrik di kecamatan kami,'' ujar Ismail, warga Tanah Merah saat RDP.

Untuk program penyelesaian jangka pendek, masyarakat meminta PLN segera memenuhi pasokan listrik untuk masyarakat, sedangkan untuk jangka panjang, masyarakat meminta pihak PLN menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan yang ada di kecamatan tersebut.

Manager PLN Area Rengat, Armunanto mengatakan, bahwa pihaknya terus berupaya untuk mengatasi berbagai permasalahan kelistrikan, untuk kasus di Kateman dan Tanah Merah, dikatakannya, krisis listrik terjadi karena beberapa mesin baik milik PLN maupun yang dikontrak, mengalami kerusakan.

''Sementara untuk bekerjasama dengan pihak perusahaan, kita setuju saja, asalkan sesuai dengan peraturan yang ada,'' sebut Armunanto.

Sebegai pemimpin RDP, Iwan Taruna, meminta kepada PLN untuk menepati janji tersebut, agar, keadaan listrik di dua kecamatan itu normal kembali sehingga tidak mengganggu aktifitas masyarakat di sana.

Sementara terkait program jangka panjang dengan bekerjasamanya pihak PLN dan perusahaan, Iwan mengaku menyambut baik hal itu.

Namun, untuk mempeancar segala urusan, dikatakan Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, pihak PLN harus berkunjung dulu ke perusahaan dan membicarakan rencana itu hilang tuntas.

''Untuk rencana jangka panjang, kita dari Komisi III akan jadwalkan dengan PLN Area untuk berkunjung ke perusahaan yang dimaksud secepat mungkin, karena, baik program jangka pendek maupun jangka panjang harus secepatnya terselesaikan,'' tukas Iwan Taruna.(ayu)