
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sepanjang Januari - September 2013 di Riau telah terjadi lebih seribu kali kecelakaan lalu lintas yang merenggut sekitar 500 korban jiwa. Untuk meminimalisasinya, Kepolisian Daerah Provinsi Riau berencana menggelar operasi patuh khususnya bagi pengendara sepeda motor.
"Kalau tidak ada halangan operasi patuh akan dilaksanakan serentak di seluruh jajaran pada 28 Oktober 2013," kata Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (21/10/2013).
Kapolda menjelaskan, operasi patuh kali ini kana difokuskan pada pengendara sepeda motor mengingat angka kecelakaan tertinggi dialami oleh para pengendara roda dua.
Menurut Condro, bahkan dominan akibat kecelakaan yang dialami pengendara sepeda motor kerap merenggut korban jiwa dengan jumlah yang tidak sedikit.
Rekapitulasi data yang diterbitkan Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menyatakan bahwa tercatat sejak Januari hingga September 2013 ada sebanyak 517 warga di berbagai wilayah kabupaten/kota tewas akibat kecelakaan berkendara di jalan.
Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Guntur Aryo Tejo menjelaskan bahwa angka kematian itu dari sebanyak 1.269 kejadian laka lantas di Riau.
Selain meninggal dunia, kata Guntur, yang mengalami luka berat ada sebanyak 823 orang dan yang mengalami luka ringan ada sebanyak 1.001 orang. "Dari ribuan angka laka lantas itu, kerugian yang ditimbulkan mencapai sekitar Rp7,9 miliar," kata Guntur.
Menurut Guntur, angka kecelakaan itu jika dikankulasikan perbulannya ada lebih 60 orang atau jiwa warga pengendara di Riau tewas akibat laka lantas. Kondisi demikian menurut Guntur sudah sangat mengkhawatirkan sehingga dibutuhkan antisipasi atau kegiatan khusus untuk meminimalisasinya.
Direktorat Lalu Lintas Polda Riau juga mencatat, sepanjang Januari - September 2013 telah aparat telah menilang sebanyak 72.427 pengendara kendaraan roda dua dan mobil. Terbanyak dilakukan oleh Polresta Pekanbaru yakni mencapai 27.430 kendaraan dan Polresta Dumai sebanyak 10.059 pengendara.(fzr/ant)