SELATPANJANG, GORIAU.COM - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membuat kecewa seluruh masyarakat di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti. Pelayanan listrik yang diperuntukkan untuk konsumen hingga kini belum juga normal. Kekecewaan pun melanda semua pihak, bukan hanya rakyat tetapi juga bupati.

''Listrik semakin sering mati, pemadaman tidak beraturan dan tidak jelas kapan dilaksanakan. Jika PLN berkehendak, maka listrik langsung mati. Tidak ada lagi yang namanya pemadaman bergilir, yang jelas kapan mau dimatikan, mereka langsung saja mematikan,'' ujar warga Banglsa, Zabir, Kamis (25/4/2013).

Menurutnya, alasan pihak PLN karena adanya gangguan jelas dibuat-buat karena seluruh masyarakat mengetahui kapan cuaca buruk terjadi dan apa saja penyebabkan gangguan yang bisa membahayakan aliran listrik.

Pemadaman tak tentu kapan akan dilakukan ini juga membuat kecewa Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir. Bahkan saat ada acara penting dan rapat penting, tiba-tiba listrik mati. Tak ada pemberitahuan sebelumnya agar petugas genset stanby.

''Kalau PLN tidak mampu mengatasi persoalan ini, Insya Allah Pemerinath Kabupaten akan mampu mengatasi [persoalan itu. Untuk itu diminta kepada perusahaan listrik negara untuk meningkatkan peran dan fungsinya di tengah-tengah pembangunan,'' ujar Irwan, Kamis (25/4/2013). (kpt)