
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Menggunakan pakaian melayu berwarna hitam, Bupati Indragiri Hilir, Riau, HM Wardan diperlakukan layaknya seorang pengantin, dipayungi dan diikuti banyak pengiring, orang Nomor Satu di Negeri Seribu Parit itu, diarak mengelilingi Kelurahan Khairiah Mandah, Kecamatan Mandah, Minggu (11/10/2015).
Tidak hanya dipayungi menggunakan payung kuning, HM Wardan yang didampingi sang Istri, Zulaikhah Wardan dan Dandim 0314 Inhil, Djarot Suprihanto itu juga disambut dengan taburan beras kuning, anggota Jembatan Bhakti Anak Negri (Jembalang) yang merupakan ksatria yang terkenal di Mandah saat masa lampau dan persembahan silat melayu dari warga Mandah.
Prosesi pengarakan Bupati tersebut, membuat banyak masyarakat di Kampung Mantan Gubernur Riau, Rusli Zainal itu sontak memadati jalan untuk melihat Pria yang dikenal Agamis itu lewat.
Seperti yang GoRiau.com lihat, sebagain masyarakat mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel mereka masing-masing.
Bupati sendiri diarak dari salah seorang rumah warga, untuk selanjutnya menuju gedung serba guna di Jalan Husin Muhammad, Khairiah Mandah.
Kedatangan Bupati ke tanah Mandah ini, adalah untuk mengukuhkan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Mandah, masa bhakti 2015-2020.(adv)