PEKANBARU – Untuk kedua kalinya, Rektor Universitas Islam Negri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau tahun 2019, Akhmad Mujahidin diperiksa Kejaksaan Tinggi Riau terkait dugaan korupsi pengelolaan dana bantuan umum (BLU) tahun 2019.

Sebelumnya, Akhmad Mujahidin sudah diperiksa 2 Juni 2022. Dan hari ini, Rabu (29/6/2022) jam 10.00 WIB kembali diperiksa.

“Tim Penyidik memeriksa AM, selaku mantan Rektor UIN Suska Riau tahun 2019. Ia diperiksa sebagai saksi terkait proses anggaran dan pertanggungjawaban anggaran UIN Suska Riau tahun 2019,” kata Kasipenkum Kejati Riau, Bambang Heripurwanto, Rabu sore.

Pemeriksaan Akhmad Mujahidin ini, bertujuan untuk mengumpulkan alat bukti dan untuk memperkuat pembuktian dalam dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana BLU UIN Suska Riau tahun 2019 yang bersumber dari APBN.

Diketahui, sebelumnya Kejati Riau juga sudah memeriksa belasan pejabat di UIN Suska Riau terkait perkara ini. Para pejabat yang diperiksa adalah orang yang terlibat langsung dalam pengelolaan dana BLU tahun 2019 lalu di UIN Suska Riau.

Perkara ini sudah dilakukan gelar perkara, Rabu 11 Mei 2022 kemarin. Dari hasil gelar perkara oleh tim penyelidik bidang tindak pidana khusus Kejati Riau, dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana BLU UIN Suska tahun 2019 yang bersumber dari APBN dengan pagu anggaran sebesar Rp 129.668.957.523, ditingkatkan ke tahap penyidikan. ***