PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan telah merekrut dan melakukan penyeleksian terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Proses sebagai tahapan untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau yang digelar pada September mendatang

"Saat ini baru empat kecamatan dan ini akan berlangsung hingga tanggal 23 nanti. Kita akan umumkan hasilnya sebelum pelantikan PPK dan PPS pada tanggal 28 mendatang. Mereka akan kita angkat dalam Surat Keputusan (SK) dan bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya," terang Ketua KPU Pelalawan, Abdul Hamid pada sejumlah media di Pangkalan Kerinci, Minggu (17/2/2013). 

Abdul Hamid mengatakan bahwa KPU Pelalawan telah menyeleksi PPK dan PPS di empat kecamatan, yakni Pangkalan Kerinci, Bandar Seikijang, Langgam, dan Pelalawan. Calon panitia yang mendaftar pada tanggal 7 sampai 14 Februari lalu, diuji berdasarkan kualifikasi dibutuhkan dan berpedoman dengan peraturan yang ada. Berkas calon PPK dan PPS telah masuk diproses oleh tim KPU, untuk ditentukan layak tidaknya menjadi panitia saat pesta demokrasi nanti.

"Dalam proses seleksi ini pihaknya membentuk dua tim atau kelompok kerja (Pokja), yang masing tim diisi oleh enam komisioner. Setiap tim menangani enam dari 12 kecamatan yang ada dan yang belum diseleksi tinggal delapan kecamatan lagi. Sisanya akan digesa hingga batas waktu dan setiap hari kedua tim turun ke lapangan," ungkapnya.

Dan sesuai dengan aturan, sambungnya, KPU membutuhkan lima orang PPK dan tiga orang PPS. Jadi rinciannya lima orang dikali dengan 12 kecamatan sebanyak 60 PPK yang harus diterima. Sedangkan jumlah PPS yang dibutuhkan yakni tiga diikali 118 desa sekitar 354 PPS untuk seluruh kabupaten Pelalawan.

"PPK dan PPS yang diangkat ini bekerja tidak hanya untuk Pilgubri September nanti, tetapi akan dipakai hingga tahapan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 20124 mendatang," katanya.

Menurutnya, penyeleksiannya sangat ketat dan mengenai honorarium mereka jelas diatur. Hanya saja sampai sekarang anggaran dari KPU Provinsi Riau belum turun dan kita menunggu itu. Saya dengar sudah disetujui Gubernur dan menunggu cair saja.

Terpisah, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Pelaalwan, Pandapotan Marpaung mengungkapkan pihaknya baru akan melakukan perekrutan pengawas mulkai 18 Februari (hari ini). Sesuai dengan arahan Panwaslu provinsi dalam surat edarannya yang serentak ke seluruh kabupaten/kota di Riau. Panwaslu membutuhkan sebanyak 36 pengawas dengan rincian tiga orang masing-masing kecamataan yang berjumlah 12.

"Namun dalam perekrutan, setiap kecamatan harus memilik Sembilan pelamar untuk diseleksi dan menghasilkan tiga orang," katanya.

Ditambahkannya, proses perekrutan ini berlangsung hingga 24 Februari, kemudian dilakukan penelitian terhadap berkas-berkas calon pengawas untuk diumumkan siapa yang layak sebagai pengawas pemilu nanti. (ilm)