MANILA - Sedikitnya 36 orang tewas setelah seorang pria mengumbar tembakan dan menghancurkan meja permainan, di sebuah kasino di Manila, Filipina, Jumat (2/6). Para korban tewas karena sesak napas akibat asap tebal.

Sebagian besar korban tewas setelah llemas dalam kekacauan karena tamu dan staf mencoba melarikan diri dari asap yang mengepul di kompleks Resorts World Manila pasca serangan.

Kepala kantor polisi ibukota, Oscar Albayalde mengatakan bahwa mereka yang tewas berada di area permainan utama kasino.

''Yang menyebabkan kematian mereka adalah asap tebal. Ruangan itu berkarpet dan tentu saja meja, sangat mudah terbakar,'' katanya kepada wartawan seperti dikutip dari Reuters, Jumat (2/6/2017).

Seorang pejabat Resorts World Manila mengatakan korban tewas termasuk 13 karyawan dan 22 tamu.

Sementara itu juru bicara Presiden Filipina Ernesto Abella percaya jika insiden itu adalah aksi perampokan yang gagal.

Menurutnya tidak ada bukti yang menghubungkan serangan itu dengan peperangan antara pasukan pemerintah dengan militan Islam di selatan negara tersebut.

''Semua indikasi menunjukkan tindakan kriminal oleh individu yang tampaknya terganggu secara emosional,'' kata Abella dalam sebuah konferensi media.

''Meski pelaku memberikan tembakan peringatan, sepertinya tidak ada indikasi bahwa dia ingin melukai atau menembak siapapun,'' imbuhnya.

Pihak kepolisian Filipina mengatakan bahwa pelaku membunuh dirinya sendiri segera setelah serangan tersebut.

Pihak kepolisian kemudian mengumumkan bahwa mereka mencari tersangka kedua yang diyakini sebagai warga negara Filipina.***Â