PEKANBARU – Penasihat ahli Gubernur Riau bidang Informasi dan Komunikasi, H Dheni Kurnia, mengecam pernyataan pengamat Dr Rawa El Amadi yang menilai transparansi anggaran di Provinsi Riau masih rendah. Dheni Kurnia menegaskan bahwa pernyataan Rawa terkesan asal bunyi dan kurang didasari data yang akurat.

Dheni Kurnia mengatakan, "Jangan karena ingin beda, ingin viral, bikin pernyataan yang aneh-aneh. Asbun. Katanya dosen pascasarjana." Ia menilai bahwa Rawa seharusnya lebih bijaksana dalam menyampaikan pendapat, terutama ketika berkaitan dengan masalah transparansi anggaran yang menjadi perhatian publik.

Dheni menambahkan bahwa Pemprov Riau telah beberapa kali mendapat apresiasi dari berbagai lembaga terkait transparansi anggaran. "Kalau Rawa itu tidak gaptek, tinggal buka website e-keuangan.riau.go.id, semuanya bisa dilihat. Tak ada lagi yang bisa disembunyikan. Bahkan APBD tahun sebelumnya pun bisa dilihat. Kurang transparan apa lagi," tegas mantan Ketua PWI Riau dua periode itu melalui siaran resmi pemprov Riau yang disebarkan Diskominfotik Riau, Minggu (16/4/2023).

Kontroversi ini mencuat setelah pengamat Rawa El Amadi mengkritik transparansi anggaran di Provinsi Riau. Menurutnya, pemerintah daerah perlu lebih terbuka dalam mengelola dan menampilkan informasi anggaran agar masyarakat dapat mengawasi penggunaan dana tersebut.

Namun, pernyataan Rawa mendapat tentangan dari Dheni yang menilai bahwa transparansi anggaran di Riau sudah cukup baik. Melalui situs e-keuangan, masyarakat dapat mengakses informasi anggaran secara lengkap, termasuk APBD tahun sebelumnya. ***