PEKANBARU - Euforia rombongan liar (romli) Kongres XXIX Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mulai menjadi perbincangan berbagai kalangan. Pasalnya, ribuan romli akan 'membanjiri' Riau karena jumlahnya lebih banyak dari peserta resmi.

"Peserta resmi kongres 1.505 orang, namun yang akan masuk dalam pembukaan hanya 1.000 peserta. Untuk penggembira yang akan datang ke Riau sekitar 3.000 orang. Itupun bisa lebih banyak dari yang diperkirakan," ungkap Ketua Panitia Lokal Kongres HMI XXIX Ahmad Effendi Siregar kepada GoRiau.com, Kamis malam (19/11/2015) di Kantor Gubernur Riau.

Menurutnya, jumlah penggembira akan melebihi peserta resmi dikarenakan para utusan yang diundang dari tiap daerah akan membawa kader-kader lain yang tak diundang. Para penggembira ini merupakan pengurus-pengurus cabang yang ingin terlibat dalam kongres HMI XXIX tersebut.

"Kami sebut penggembira karena mereka datang sukarela, jumlahnya memang bisa lebih banyak dari peserta. Saat ini sudah 28 bus menuju ke Riau," ungkap Ahmad.

Terkait bagaimana pengamanan berjalannya kongres, Ahmad mengaku telah mempersiapkan benteng keamanan antara panitia kongres dengan pihak berwenang.

"Kami panitia tentu sudah memikirkan keamanan dan ketertiban selama berjalannya kongres. Untuk keamanan di luar kongres, Polda Riau, TNI AD dan TNI AU siap mendampingi kami," tutupnya.

Seperti yang diketahui, Kongres HMI XXIX mendapat suntikan dana sebesar Rp3 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau. Kongres ini pun akan digelar selama lima hari pada 22-26 November 2015. ***