
PEKANBARU, GORIAU.COM - Komisi X DPR RI yang dipimpin Utut Adianto enggan mengomentari soal pemberlakuan tiket saat pembukaan dan penutupan PON XVIII 2012 di Riau.
''Kalau soal itu saya tidak begitu faham. Maaf sekarang lagi ditunggu pesawat jadi harus buru-buru,'' kata Utut kepada wartawan yang menanyainya usai meninjau Media Center Utama PON Riau di gedung Perpustakaan Wilayah Soeman HS Pekanbaru, Selasa (18/9/2012.
Penolakan mengomentari adanya biaya masuk acara seremoni PON Riau juga dilakukan anggota Komisi X DPR RI lainnya. ''Itu urusannya panitia penyelenggara,'' kata H Komar, anggota Komisi X DPR RI.
Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional XVIII/2012 sebelumnya menyatakan masih akan memberlakukan tiket atau biaya masuk saat acara penutupan 20 September di Stadion Utama Riau dengan alasan untuk jaminan keamanan Wakil Presiden RI Boediono yang dijadualkan kembali hadir.
''Pemberlakuan tiket ini harus dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para tamu VIP khususnya Wakil Presiden RI,'' kata Ketua Harian PB PON Riau H Syamsurizal dalam jumpa pers di Media Center PON Riau di Pekanbaru.
Dia mengatakan, belajar dari sejumlah kegiatan sebelumnya termasuk Piala Asia U-22 dimana begitu membludaknya penonton di Stadion Utama Riau, maka pemberlakuan tiket ini diharapkan mampu meminimalisasi potensi membludaknya penonton.(nti/ant)