
BENGKALIS, GORIAU.COM - Komisi IV DPRD Bengkalis menyarankan agar Dinas Pendidikan sebaiknya membayarkan tunjangan profesi kepada 1.174 guru yang sudah keluar Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP). Sementara untuk yang belum keluar SKTP, Disdik diminta untuk terus melakukan pemantauan.
''Kesalahan ini kan bukan berada di Dinas Pendidikan, melainkan karena sistem yang dibentuk oleh Kementerian Pendidikan. Jadi, tidak ada salahnya bagi guru-guru sertifikasi yang SKTP-nya sudah keluar agar dibayarkan tunjangan profesinya,'' ujar Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis, Sofyan SPdI kepada wartawan, Kamasi (1/5/2014).
Menurut Sofyan, dengan dibayarkan tunjangan tersebut, maka sedikit banyak, Disdik ikut membantu persoalan keuangan para guru sertifikasi itu. Sementara bagi guru-guru yang SKTP-nya belum keluar, maka Disdik perlu memberikan pemahaman tentang persoalan yang sebenarnya.
''Kita pun selaku mitra Dinas Pendidikan akan ikut memberikan pemahaman kepada para guru. Penyebab keterlambatan ini kan sistem, dan sistem ini merupakan kewenangan Pusat. Jadi yang bisa kita lakukan adalah memberikan pemahaman dan bersabar,'' kata Sofyan.
Sampai saat ini seluruh guru bersertifikasi di Kabupaten Bengkalis belum menerima pembayaran tunjangan profesi. Hal itu terjadi lantaran masih ada Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) untuk lebih 50 persen guru-guru bersertifikasi yang belum dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan.
''Kita bukan tidak mau membayar, tapi semuanya harus ikut aturan. Untuk diketahui, masih ada sekitar 50 persen guru bersertifikasi yang SK nya belum dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan. Kalau kita bayarkan tentu melanggar aturan,'' ujar Kadis Pendidikan Bengkalis, melalui Kepala Seksi Ketenagaan Dikmen, Busyairil, MPd.
Dikatakan, berdasarkan data yang ada pada Dinas Pendidikan, ternyata SK yang belum keluar itu adalah SK bagi guru-guru pendidikan dasar dimana sistem verifikasi persyaratan dikirim secara online melalui Dapodik. Sementara bagi guru-guru pendidikan menengah yang berkasnya diverifikasi secara manual oleh Dinas Pendidikan Bengkalis dipastikan tidak ada masalah.(jfk)