SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian tradisi pawai obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hal ini dibuktikan lewat sinergi erat bersama Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Siak.

Langkah nyata dukungan tersebut terlihat saat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar memimpin langsung rapat koordinasi lintas sektor di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Kamis (11/6/2026).

Bukan Sekadar Perayaan Biasa

Pemerintah daerah memandang peringatan perpindahan tahun hijriah ini memiliki bobot spiritual yang kuat. Pawai obor dinilai sebagai sarana efektif untuk menyatukan berbagai lapisan masyarakat di bawah semangat kebersamaan.

"Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik," jelas Mahadar.

Ia berharap partisipasi masyarakat bisa lebih meluas, tidak hanya sekadar menonton, tetapi ikut meresapi nilai-nilai hijrah dan kepedulian sosial yang digaungkan lewat syiar tersebut.

Sinergi Lintas Sektor

Menjelang hari puncak yang jatuh pada 16 Juni 2026, persiapan teknis terus dimatangkan. Keterlibatan banyak pihak dibutuhkan mengingat besarnya skala acara yang akan digelar.

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada penyatuan persepsi agar seluruh komponen panitia memiliki panduan yang sama di lapangan. Fokus kolaborasi mencakup:

  • Pematangan Konsep Acara: Memastikan seluruh rangkaian kegiatan bermakna positif dan sesuai syariat.
  • Koordinasi Keamanan: Menyatukan langkah dengan aparat keamanan setempat guna mengawal barisan peserta.
  • Manajemen Teknis: Mengatur logistik, titik kumpul, hingga penyediaan fasilitas pendukung di sepanjang rute.

Sinergi yang dibangun sejak jauh hari ini ditujukan agar perayaan tahun baru Islam mampu menjadi titik tolak bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan di tahun yang baru. ***