PEKANBARU – Keberangkatan jemaah haji Indonesia gelombang kedua resmi dimulai. Kelompok terbang (kloter) BTH 15 yang membawa 440 orang jemaah dan petugas asal Provinsi Riau menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan melalui Embarkasi Haji Batam, Minggu (18/5/2025).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menyampaikan bahwa jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 15 berasal dari 12 kabupaten/kota di Riau. Seluruh jemaah langsung melaksanakan umrah wajib setibanya di Tanah Suci.

“Sejak dari Asrama Haji Batam, jemaah telah mengenakan pakaian ihram. Saat pesawat melewati wilayah miqat Yalamlam atau Qarn al-Manazil, mereka langsung berniat untuk umrah,” jelas Muliardi.

Sementara itu, jemaah asal Riau yang telah lebih dahulu tiba di Arab Saudi, saat ini tengah menjalani rangkaian ibadah Arbain di Madinah. Sebagian di antaranya telah bergerak menuju Makkah dan menjalankan umrah wajib.

“Alhamdulillah, laporan dari ketua kloter menyebutkan kondisi jemaah dalam keadaan baik. Yang telah menyelesaikan umrah kini dapat memaksimalkan waktu untuk beribadah menjelang puncak haji,” ujar Muliardi.

Ia juga mengingatkan jemaah untuk selalu menjaga kesehatan dan mematuhi aturan selama berada di Tanah Suci.

“Fisik yang kuat sangat dibutuhkan untuk menjalani rangkaian ibadah haji, terutama saat di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Tetap patuhi aturan dan perbanyak amalan,” pesannya.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Riau, Defizon, menyebutkan bahwa total jemaah haji asal Riau yang telah diberangkatkan hingga kini berjumlah 5.061 orang.

“Dari jumlah itu, 11 kloter tergabung dalam gelombang pertama, sedangkan BTH 15 merupakan kloter pertama gelombang kedua,” ujar Defizon.

Ia merinci, dari 5.061 orang tersebut terdiri dari 4.980 jemaah, 36 petugas haji daerah, dan 45 petugas kloter. Kloter BTH 15 sendiri membawa 433 jemaah, 3 petugas daerah, dan 4 petugas kloter. Rombongan ini telah diberangkatkan ke Jeddah dan dijadwalkan tiba pukul 12.20 WAS.

Defizon juga mengungkapkan bahwa masih ada dua jemaah asal Kota Pekanbaru yang belum bisa diberangkatkan karena sedang menjalani perawatan medis di Klinik Asrama Haji Embarkasi Batam akibat kondisi kesehatan yang belum stabil. ***