BENGKALIS, GORIAU.COM - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis membantah adanya keterlibatan staf atau orang dalam terkait kisruh uang setoran untuk mendapatkan proyek penunjukan langsung (PL) di dinas tersebut.
Kepala Dinas PU melalui Sekretaris Tarmizi ketika dikonfirmasi soal adanya dugaan setoran yang melibatkan staf pegawai dan tenaga honorer di dinas tersebut, dengan  tegas membantahnya. Pihaknya sudah mengkonfirmasi langsung kepada nama-nama yang disebut-sebut sebagai oknum di Dinas PU sebagai pengumpul setoran, mereka umumnya tidak tahu atau tidak terlibat dalam hal tersebut. Oknum yang melakukan tindakan tak terpuji yang menjurus penipuan tersebut murni dilakukan oknum di luar PU.
''Saya sudah cross check langsung kepada nama-nama staf di Dinas PU yang disebut-sebut mengutip setoran kepada kontraktor. Yang bersangkutan membantah keras dan bersedia melakukan klarifikasi soal tudingan yang dialamatkan kepada dirinya. Kebetulan ada seorang staf yang disebut diduga terlibat sedang berada di Pekanbaru dan siap ke Bengkalis melakukan klarifikasi,'' ujar Tarmizi, Senin (16/12).
Dijelaskannya, perbuatan tersebut dilakukan oknum di luar dinas PU karena pendistribusian paket PL adalah wewenang dinas kepada rekanan yang memenuhi klasifikasi dan administrasi. Menurut Tarmizi, selama ini pendistribusian paket PL tidak ada masalah, kalau memang perbuatan itu dilakukan mengatasnamakan dinas sangat tidak benar.
''Kita serahkan saja kepada aparat penegak hukum. Kalau memang ada rekanan yang ditipu silahkan saja melapor kepada penegak hukum, karena dalam konteks uang setoran itu di luar wewenang PU karena dilakukan oleh oknum di luar dinas,'' ujar Tarmizi.
Salah seorang rekanan di Bengkalis Narno, menilai munculnya uang setoran tersebut akibat kelalaian PU. Alasannya, paket PL yang berjumlah 200-an itu dibagikan pada akhir tahun anggaran, seharusnya pertengahan tahun sudah bisa dibagi ke rekanan yang memenuhi syarat serta tidak ada unsur KKN. Proses pendistribusian paket PL terlalu lama sehingga rentang waktu yang menjadi pemicu munculnya oknum yang memanfaatkan situasi.
''Coba paket PL itu dibagi pertengahan tahun karena anggarannya masuk dalam APBD murni bukan perubahan. Akibat rentang waktu itu tadi, memicu polemik. Indikasi soal adanya setoran paket PL di Dinas PU diduga juga sudah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,'' ujar Narno yang juga Wakil Ketua Kadin Bengkalis ini.
Rekanan yang jadi korban penipuan setoran paket PL tersebut bukan hanya di Pulau Bengkalis, tetapi juga di Kecamatan Bukitbatu, Mandau dan lainnya. Setoran oleh rekanan mengatasnamakan paket PL tersebut sudah dipungut oknum tertentu sejak beberapa bulan lalu, bukan baru-baru ini saja.
''Prakteknya sudah tersusun rapi dan terencana jauh-jauh hari dengan korban kontraktor. Kita imbau kawan-kawan yang merasa dirugikan melapor saja, ini murni penipuan,'' pintanya.jfk