TELUK KUANTAN, GORIAU.COM - Sejak sekian lama, masyarakat Benai khususnya yang berada di pinggir ruas jalan Benai - Kukok tidak berani membuka jendela, baik siang maupun malam hari. Rumah-rumah masyarakat selalu tertutup dengan rapat, terlebih ketika musim kemarau.

"Begitu juga dengan preman-preman yang biasa main domino di warung-warung pinggir jalan. Semuanya buka baju, kemudian baju digunakan menutup mulut," ujar Sukarmis, Rabu (3/6/2015) siang.

Sukarmis mengaku sering memantau kebiasaan masyarakat di sepanjang jalan menuju Kukok tersebut, terutama Desa Talontam, Tebing Tinggi dan Banjar Benai. "Saya sering lewat ke sana, debunya minta ampun kalau panas, kalau hujan akan berlumpur," katanya.

Akhir-akhir ini, lanjut Sukarmis, kebiasaan tersebut berubah secara drastis. Jendela rumah masyarakat terbuka lebar memperlihatkan gorden cantiknya.

"Baru kelihatan gorden masyarakat di sepanjang ruas jalan, ternyata cantik-cantik," ucap Sukarmis sambil tersenyum dan disambut tawa masyarakat.

Menurutnya, kebiasaan masyarakat menutup jendela berubah dengan cepat seiring selesainya pembangunan jalan Benai - Kukok oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) sepanjang 5 Km. Masyarakat tidak lagi menghirup udara kotor dan menemukan lumpur. Sementara, sisanya dibangun oleh PT TBS dan PT DPN.

"Belum jalan serah terima lagi, masyarakat sudah menikmati. Tidak hanya masyarakat Benai, tapi seluruh pengguna jalan yang tak tahu dari mana," ujar Sukarmis.

Mulai saat ini, kata dia, jalan tersebut sudah menjadi aset Pemkab Kuansing. Untuk itu, segala perawatan dan perbaikan akan ditanggung oleh pemerintah. "Oleh sebab itu, mari kita jaga jalan ini. Ini jalan kita, bukan jalan siapa-siapa."

"Memang PT RAPP yang membangun, tapi ini untuk kita bersama. Sebetulnya, jalan ini sudah lama kita rancang, namun baru sekarang bisa terlaksana," pungkas Sukarmis.

Jalan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur PT RAPP Mulia Nauli kepada Pemkab Kuansing yang diterima H. Sukarmis. Pada acara di halaman kantor Camat Benai ini, turut hadir Deputi Direktu RAPP, Rudi Tianda, SHR Manager Kuansing dan Kampar, Edy Yusuf serta sejumlah karyawan PT RAPP.

Sementara, dari Pemkab Kuansing hadir kepala badan, satuan dan dinas serta lapisan masyarakat Benai. Selain itu, turut hadir anggota DPRD Kuansing, Komperensi dan Rustam Efendi.(ndi)