
PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau sudah mulai mematangkan persiapan menghadapi tradisi mudik lebaran yang tinggal menyisakan beberapa hari lagi. Mulai dari rute jalur lintas hingga pengamanan dititik rawan sudah disiapkan, dalam Operasi bersandi Rahmadniya Siak 2017.
Ada seribuan personel dilibatkan untuk pengamanan aktivitas mudik. Mereka disebar di jalur lintas hingga titik keramaian. Bahkan di pemukiman warga, polisi juga akan melakukan patroli untuk mengantisipasi adanya pencurian rumah yang ditinggal pergi oleh penghuninya.
"Imbauan kita, rumah yang ditinggalkan dititipkan ke tetangga yang tidak mudik. Kepolisian akan melakukan antisipasi, karena berdasarkan pengalaman selama ini, ada pencuri spesialis rumah kosong," ungkap Kapolda Riau Irjen Zulkarnain diwawancarai GoRiau.com (GoNews Grup).
Sebagai langkah pencegahan, Jenderal bintang dua ini sudah menyediakan kantor-kantor polisi terdekat sebagai tempat penitipan kendaraan, selama ditinggalkan mudik. Ini jauh lebih aman, bahkan tidak dipungut biaya alias gratis.
"Silahkan, titipkan ke Polsek atau Polres terdekat, ini gratis buat masyarakat yang misalnya pergi mudik tanpa membawa kendaraan (pakai transportasi umum, red). Lebih aman dibanding ditaruh di rumah, karena biasanya ada pencuri spesialis rumah kosong," ungkap dia.
Sementara bagi pemudik, Irjen Zulkarnain mengimbau supaya mempersiapkan segala kebutuhan selama di perjalanan, termasuk kondisi kendaraan dan surat-suratnya. "Jika lelah, istirahat di pos-pos yang sudah kita siapkan di sepanjang jalur mudik," kata Kapolda Riau.
Pihaknya, lanjut dia, akan memaksimalkan fasilitas disetiap pos yang disediakan tersebut. "bila perlu akan upayakan pula pakai tukang pijat, kalau ada yang terdekat. Jadi bisa urut pemudik yang kelelahan," sebut Zulkarnain sambil tersenyum. ***