PEKANBARU, GORIAU.COM - Riau tengah berjuang meloloskan atlet sebanyak-banyaknya ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Jawa Barat dengan mengikuti Pra-PON masing-masing cabang olahraga. Sejauh ini, baru 50-an atlet Riau yang dipastikan mendapat tiket lolos.

Namun tiket tersebut tidak akan berguna jika tidak digesa dengan penggenjotan latihan dan prestasi atlet. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau, Emrizal mengatakan, jangan sampai jadi 'ayam sayur'.

"Di Pra-PON lolos dan prestasi bagus, jangan di PON jadi ayam sayur," kata Emrizal Pakis, Jumat (11/9/2015).

Dikatakannya, tiket ke Jawa Barat ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Karena mendapatkannya juga tidak mudah, harus melalui kualifikasi dengan mengikuti Pra-PON atau kejuaraan nasional.

"Kita persiapkan secara estafet, latihan secara berkelanjutan. Karena puncaknya itu adalah PON," sambung Emrizal.

Saat ini, sejumlah cabang olahraga Riau sudah mengikuti Pra-PON dan aja juga yang belum. "Kita berharap bisa meloloskan atlet sebanyak-banyaknya," harap Emrizal.

Seperti yang terjadi pada cabang olahraga Bridge. Melaksanakan Pra-PON di Batam, Kepulauan Riau, Pengurus Provinsi (Pengprov) Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Riau tak mampu meloloskan satu pun atletnya ke Jawa Barat.***