
PEKANBARU, GORIAU.COM - Hari pertama pelatihan untuk media massa dan ormas oleh Bawaslu RI dan Bawaslu Riau disambut antusias oleh 80-an peserta, di Hotel Aryaduta, Rabu (21/8/2013). Kedatangan para peserta dari berbagai media dan ormas di Riau membuat panitia dari Bawaslu kaget, sekaligus bangga, karena undangan melebihi kuota yang tersedia.
''Luar biasa antusias para peserta di sini, khususnya rekan-rekan media. Karena undangan kita siapkan 40, dan yang hadir 50, kita cukup bangga dan senang sekali,'' ujar ketua Bawaslu RI, Muhammad dalam sambutannya.
Selain itu, Ketua Bawaslu RI, Muhammad juga tak kalah kagetnya melihat ketertiban alat peraga kampanye di Riau. Menurutnya, di Riau alat peraga kampanye tampak diatur dan ditertibkan dengan baik. Hal ini tentu tidak terlepas dari peran pengawas yang mewanti-wanti ketertiban alat kampanye.
''Dari perjalanan bandara (SSK II) menuju ke sini (Hotel Aryaduta Pekanbaru), saya tidak melihat alat peraga kampanye yang semraut. Alat peraga tetap ada, tapi tidak menggangu, dan tampak diatur,'' ujar Muhammad tersenyum bangga.
Muhammad membandingkan dengan perjalanannya ke Aceh beberapa waktu lalu, dimana alat peraga kampanye di sana menurutnya tidak enak dilihat.
''Hampir setiap pohon ada kepala manusia. Sangat sedih kita melihat dipaku-paku seperti itu. Sementara itu, di sini kita senang melihatnya. Ini merupakan hal yang sangat positif,'' kata Muhammad.
Muhammad menambahkan, media massa dan ormas memiliki peran penting dalam mengawasi pemilu mau pun pemilukada. Karena itu, ia mengharapkan adanya kerjasama yang baik antara Bawaslu, media massa, dan ormas di daerah.
''Kami harapkan masukan dan gagasan-gagasan baru, yang bisa menyentuh dan mencapai sasaran, sehingga pengawasan dapat maksimal, dan pemilu dapat berjalan dengan lancar dan sukses,'' tuturnya.
Terpisah, komisioner Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengatakan, dalam melakukan penertiban alat peraga kampanye pihaknya cukup banyak mendapatkan kritikan dari berbagai pihak. Namun demikian, hal itu menurutnya sudah menjadi bagian dari tugasnya yang tetap harus dijalankan.
''Kita berharap semua pihak terkait dan juga masyarakat, memiliki keinginan yang sama dengan kita, untuk bisa mensukseskan pemilu dan pemilukada, dengan bersih, tertib, dan aman. Karena suksesnya pemilu juga demi kepentingan kita bersama," tutup Rusidi. (rls)