
JAKARTA - Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Utara (Sumut), Kodrat Shah membenarkan Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengumpulkan Asprov PSSI Wilayah Sumatera untuk memberikan dukungan terhadap pencalonan Erick Thohir dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang akan digelar 16 Februari 2023.
"Ya, bener Sekjen PSSI Yunus Nusi yang melakukan pertemuan dengan Asprov PSSI dari Sumatera untuk mengarahkan dukungan pencalonan Erick Tohir. Semua bantahan yang dikirim Yunus Nusi ke Grup WA Asprov PSSI itu bohong karena saya hadir dalam pertemuan tersebut," kata Kodrat Shah yang dihubungi melalui WA pada Kamis (29/12/2022).
Menurut Kodrat Shah Asprov PSSI Sumut memang tidak masuk dalam daftar yang diundang Sekjen Yunus Nusi dalam pertemuan itu. Namun, Kodrat hadir secara tidak sengaja karena diajak Ketua Asprov PSSI Kalimantan Barat (Kalbar), Suyanto Tanjung.
"Saya kebetulan ada pertemuan dengan Ketua Asprov PSSI Kalbar di waktu yang sama di Hotel Sultan.Ketua Asprov Kalbar minta agar kami pindah pertemuan di FX, karena ada undangan dari Sekjen PSSI, maka Saya hadir dalam pertemuan yang dilakukan Yunus Nusi," akunya.
Dalam pertemuan itu, kata Kodrat Shah, dirinya sempat menentang dan mengimbau Asprov PSSI yang hadir untuk tetap memberikan dukungan kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan untuk menjalankan tugasnya. Apalagi, Timnas Indonesia sedang berlaga di Piala AFF 2022 dengan target merebut gelar juara.
"Saya sempat bicara bahwa saya bukan menolak kehadiran Erick Thohir. Tetapi, saya meminta jangan dulu bicara masalah pengurus tapi mari Kita berikan dukungan kepada pak ketum PSSI, Iwan Bule yang masih menjabat untuk menuntaskan program kerjanya termasuk mensupport Timnas Indonesia agar bisa memenuhi target merebut gelar juara AFF 2022 & Agenda” lainnya untuk 2023 tegasnya.
Sementara itu, bantahan Yunus Nusi yang beredar menyebutkan tidak benar tuduhan Tommy Welly dalam Video Youtube di Channel Gocek Bung Towel yang menyebutkan dirinya mengumpulkan beberapa Asprov dari Sumatera terkait dengan pelaksanaan KLB pada 16 Februari 2023. Bahkan, dia menuding kendatangan Asprov tersebut atas inisiatif dan fasilitas dari Endri Erawan (Exco PSSI) dan juga sudah diakui Pak Endri dan sudah disampaikan ke Pak Ketum PSSI.
"Teman-teman Asprov berkumpul di FX Senayan untuk makan malam setelah menonton timnas Indonesia versus Kamboja (23/12), tidak ada tujuan serta agenda lain selain makan malam dan ketawa ketiwi," katanya. ***