
PEKANBARU, GORIAU.COM - Bentrok yang terjadi antara warga Desa Lubuk Sakai dengan Desa Simalinyang, Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar, Riau lebih disebabkan ketidaktegasan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan tanah di kedua daerah. Seharusnya, persoalan tanah tesebut selesai sejak dulu karena persoalannya sudah begitu lama.
''Saya melihat pemerintah tidak tegas menyelesaikan persoalan ini, padahal sudah begitu lama dan sekarang sudah menelan korban,'' ujar Sekretaris Komisi A DPRD Riau, Syafruddin Saan, Selasa (5/3/2013).
"Ini bukti pemerintah tidak tegas. Bentrok ini untuk yang kedua kalinya. Itu dulunya sudah ada pertemuan BPN dengan Pemkab Kampar, sampai saat ini tidak ada hasil, buktinya kemarin bentrok lagi. Malah menelan korban," ujarnya.
Ia mengatakan Komisi A akan mengunjungi langsung tempak bentrok yang menelan korban ini dan akan berangkat ke lokasi sengketa dengan membawa pihak terkait.
"Kita akan tinjau dan bawa pihak terkait seperti BPN. Namun akan kita bahas dulu kapan waktu keberangkatannya," ungkapnya. (nti)