TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Beruntun keluhan disampaikan masyarakat yang berdomisili di wilayah Kelurahan Tembilahan Hulu, Indragiri Hilir (Inhil), Riau saat bertemu dengan Ketua DPRD Inhil , Dani M Nursalam, Kamis (13/8/2015).


Pertemuan itu terselenggara di kantor Kelurahan Tembilahan Hulu, yang mana, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, tengah melaksanakan reses ke II masa persidangan II tahun 2015.


Salah satu keluhan yang paling banyak disampaikan oleh masyarakat kepada Ketua DPC PKB Inhil tersebut adalah terkait tidak kunjung cairanya honor RT dan RW.


''Biasa honor RT RW, di kantor kelurahan cairkannya, sekarang peraturan berubah lagi, akhirnya hingga sekarang honor RT dan RW tak kunjung cair,'' ujar Lurah Tembilahan Hulu, Saini Hamzah mengeluhkan.


Tidak hanya sang lurah, warga lainnya juga mengeluhkan hal yang sama, seperti salah satunya tokoh masyarakat yaitu H Nawawi Mahmud, ia mengatakan, tahun-tahun sebelumnya pencairan honor RT RW tidak bermasalah seperti tahun ini.


''Sampai kasiannya saya liat Pak RT dan RW tak begaji, saya bilang ke rumah saya saja, nanti saya bagi-bagi duit Rp1000,'' celetuk H Nawawi kepada Ketua DPRD Inhil.


Menjawab keluhan warga itu, Dani menjelaskan bahwa DPRD telah berulangkali memanggil Badan Pemerintahan dan Masyarakat Desa (BPMPD) serta Bagian Keuangan Setdakab Inhil terkait permasalahan ini.


''Alasan mereka karena ada perubahan peraturan, padahal itu bukan suatu alasan, semuanya harusnya bisa disikapi, bagaimana jangan sampai gaji ketua RT dan RW tidak dibayarkan,'' jelas Dani.


Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil agar secepatnya menyelesaikan persoalan honor RT dan RW ini, apalagi mengingat RT dan RW dikatakannya merupakan ujung tombak pembangunan suatu daerah.


''Kita minta ini secepatnya diselesaikan, sekarang ini seperti tidak ada kepastian hukum saja, padahal honor RT dan RW semua sudah jelas, ini pemerintah seperti tidak serius, kalau serius pasti sudah selesai dari awal,'' tukas Dani.(ayu)