
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Ratusan masyarakat Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Jumat (21/3/2014) malam mendatangi kantor PLN Rangsang Barat yang terletak di Desa Peranggas. Ini merupakan bentuk kekesalan warga kepada PLN Rangsang Barat yang memadamkan listrik tak beraturan.
Sebagaimana disampaikan Hambali, salah seorang warga Rangsang Barat kepada GoRiau.com, Jumat (21/3/2014) malam.Kata Hambali, warga sudah merasa sangat kesal atas pemadaman listrik yang tidak beraturan oleh PLN Rangsang Barat.Awalnya, kata warga Desa Bantar ini, jadwalkan pemadaman 2:1 (dua hari hidup satu kali mati). Tapi pada kenyataannya, PLN sering kali mematikan listrik meski pada saat tidak ada jadwal pemadaman. Kondisi ini tentu membuat masyarakat kesal, terlebih tidak sedikit peralatan elektronik rumah tangga rusak akibat hidup matinya listrik ini."Tadi kami ke Kantor PLN Rangsang Barat untuk menjumpai langsung kepala PLN itu tapi dia tidak ada," kata Hambali kepada GoRiau.com.Sebelumnya disampaikan dari pihak PLN juga bahwa pemadaman itu akibat dari adanya gangguan di jaringan.Meski demikian, masyarakat tidak bisa menerima begitu saja atas alasan dari PLN ini. Hambali menambahkan, sebenarnya masyarakat tidak keberatan jika pemadaman itu 2:1, tapi harus konsisten dengan jadwal pemadaman, jangan dipadamkan juga kalau bukan jadwal padam."Kita merasa sangat tidak nyaman. Pernah sedang adzan, malam, subuh, dimatikan juga padahal bukan jadwal mati. Kita tidak masalah terjadinya pemadaman kalau itu memang jadwalnya. Kita minta PLN konsisten lah pada jadwal pemadaman sebelum masyarakat benar-benar kesal," tambahnya lagi.Sementara itu, Koodinaotr PLN Sub Rayon Lemang, Teddy, ketika dihubungi GoRiau.com, Sabtu (22/3/2014) membenarkan adanya pemadaman di luar jadwal. Namun, itu hanyalah merukapan gangguan pada jaringan, sebab beberapa waktu lalu terjadi hujan sehingga ada pohon tumbang yang mengenai jaringan."Kemarin memang ada gangguan jaringan, kan musim hujan ada pohon tumbang mengenai jaringan. Itu bukan pemadaman tak beraturan, pemadaman tetap 2:1. Kita tetap mengupayakan yang terbaik, tadi saya juga sudah komunikasikan ini ke kades setempat," kata Teddy.Teddy juga menyampaikan malam itu sebenarnya Ia juga berniat menemui ratusan masyarakat Rangsang Barat yang mendatangi kantor PLN, hanya saja ketika Ia sampai ratusan masyarakat itu sudah pulang.(zal)