RENGAT, GORIAU.COM-Air mata M Amin (34) jatuh dipelukan koordinator Kerabat Bang Ilo (sapaan Susilo Wadi), Supri Handayani ketika mengenang kematian ayahnya Azim bin Somek (84) yang tewas terpanggang pada peristiwa kebakaran rumah di desa Tanjung Beludu, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu beberapa waktu lalu.

"Kebakaran rumah orang tua saya begitu cepat, sehingga nyawanya tak bisa diselamatkan. Ayah saya terpanggang dalam posisi sujud di sini," ungkap M Amin ketika dikunjungi Kerabat Bang Ilo di atas sisa bara rumah orang tuanya, Jum'at (8/8/2014).

Peristiwa naas itu terjadi dua hari sebelum lebaran Idul Fitri 1435 H, Sabtu (26/7/2014), sekitar pukul 08.00 Wib. Ayah dirumah sendirian, karena ibu pergi ke pasar untuk belanja keperluan lebaran, sebut M Amin seraya menangis mengenang peritiwa tersebut.

"Atas bantuan ini, saya sangat syukur kepada Tuhan Allah, SWT yang telah menggerakkan hati para Kerabat Bang Ilo yang datang mengunjungi dan memberikan bantuan kepada keluarga kami. Titip salam buat Bang Ilo ya pak, saya atasnama keluarga mengucapkan terimakasih atas kepedulian beliau dan para kerabat. Ini pertama kalinya kami menerima bantuan setelah musibah kebakaran rumah orangtua kami," tukasnya sambil mengusap air mata.

Dari desa Tanjung Beludu, Kerabat Bang Ilo ini menuju Desa Kuning Binio yang juga untuk membantu korban kebakaran yang terjadi pada Rabu (6/8/2014) kemarin. Kunjungan mereka dalam misi kemanusiaan ini juga diikuti Solidaritas Wartawan Inhu (Sowai) dan Fraksi Demokrat DPRD Inhu serta para Mahasiswa KKN UIN Suska Riau di Inhu.

Koordinator Kerabat Bang Ilo, Supri Handayani alias Ando dikonfirmasi Goriau.Com menjelaskan bahwa ini adalah kunjungan kemanusiaan. "Bantuan yang kita berikan adalah hasil sumbangan dari para kerabat Bang Ilo, para wartawan Inhu yang tergabung dalam Sowai serta dari fraksi Demokrat DPRD Inhu," jelasnya.

Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan sedikit beban dan memberikan semangat kepada korban dan keluarga korban kebakaran yang telah kehilangan tempat tinggal. selain itu, kegiatan ini ini juga untuk memotivasi warga dan para mahasiswa KKN di Kelayang untuk ikut serta bergotong royong membuatkan rumah sementara untuk tempat tinggal korban," jelasnya.

Pantauan Goriau.Com di Desa Sungai Kuning Binio, Kerabat Bang Ilo dan rombongan memberikan bantuan yang diterima korban Usban (38) dan istrinya berupa sembako, bahan bangunan seperti seng. Sementara untuk korban kebakaran di Desa Tanjung Beludu diberikan bantuan dalam bentuk uang tunai. Hadir dalam kunjungan kemanusiaan itu ketua Fraksi Demokrat, Adila Ansori didampingi anggota DPRD Inhu, Hayati serta koordinator Solidaritas Wartawan Inhu, Kasmedi,S.Ag.(Jef)