
JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktur Penataan Daerah Otonomi Khusus (Otsus) dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD), Dr. Sumule Tumbo, SE, M.M., menyatakan apresiasi terhadap upaya mewujudkan Daerah Istimewa Riau (DIR). Menurutnya, aspirasi tersebut dibenarkan oleh konstitusi dan merupakan bagian dari hak masyarakat dalam menyampaikan kehendaknya.
Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (Ketum DPH LAMR) sekaligus Ketua Badan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau (BPP DIR), Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, usai melakukan audiensi dengan pejabat eselon II Kemendagri itu, Rabu siang (18/6/2025).
"Pak Sumule didampingi beberapa staf yang menangani persoalan pengelolaan daerah, termasuk mengenai status daerah istimewa," ujar Datuk Seri Taufik.
Ia menjelaskan, Kemendagri menyarankan agar Riau menyusun alasan yang kuat dan argumentatif untuk mendukung usulan DIR, serta memperbanyak diskusi dengan menghadirkan bukti-bukti konkret dari berbagai lapisan masyarakat.
Pertemuan itu berlangsung hangat dan penuh pengertian. "Pak Sumule cukup akrab dengan kondisi Riau karena pernah ditugaskan menangani persoalan anggaran daerah ini," tambah Datuk Seri Taufik.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Sumule turut memperkenalkan sejumlah stafnya yang akan membantu proses komunikasi ke depan, salah satunya Dr. Abd. Mutholib Dalimunte, SH, M.M., Analis Kebijakan Ahli Madya pada Direktorat Penataan Daerah Otsus dan DPOD, Ditjen Otda.
Datuk Seri Taufik juga mengungkapkan bahwa audiensi ini sudah direncanakan sejak beberapa pekan terakhir, namun baru terlaksana karena padatnya agenda kedua belah pihak. "BPP DIR hampir setiap hari menerima kunjungan masyarakat yang menyatakan dukungan terhadap perjuangan ini, dan baru reda dalam dua hari terakhir," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan perkembangan kegiatan BPP DIR, termasuk penyusunan naskah akademik DIR serta konsolidasi dan penghimpunan dukungan dari berbagai pihak. "Hingga kini, sudah ada sekitar 100 komponen masyarakat yang menyatakan dukungannya. Selain itu, Gubernur Riau dan Ketua DPRD Riau juga telah menyatakan dukungan resmi," tutupnya. ***