
SELATPANJANG - Kedekatan akar budaya dan sejarah yang panjang antara Kepulauan Meranti dan Johor menjadi landasan yang kuat untuk membangun kerja sama ekonomi. Pesan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin ketika menyambut delegasi Grisek Jaya Sdn Bhd di Ruang Rapat Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Jumat (19/6/2026).
Menurut Muzamil, kedatangan para pengusaha dari negeri jiran itu membawa semangat persaudaraan sesama wilayah serumpun Melayu. Hubungan baik yang sudah terjalin secara kultural ini harus diwujudkan dalam bentuk peningkatan taraf hidup masyarakat melalui jalur perdagangan komoditas.
"Mari kita jalin kemitraan dagang yang saling menguntungkan demi kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah rumpun Melayu ini," papar Muzamil.
Dalam balutan suasana kekeluargaan tersebut, pemerintah daerah memaparkan kekayaan alam yang dimiliki Meranti. Empat pilar utama yaitu sagu, kelapa, udang, dan ikan ditawarkan kepada pasar Malaysia untuk memenuhi tingginya kebutuhan industri pangan di sana.
Rasa kebersamaan yang erat ini juga dirasakan oleh delegasi Malaysia yang hadir. Pengurus Grisek Jaya Sdn Bhd, Kamarudin Sulaiman menilai bahwa Kepulauan Meranti dan Johor sejatinya adalah saudara kandung yang hanya dibatasi oleh perairan.
"Hal ini tidak boleh berhenti di sini saja. Harus ada kesinambungan dari kedua pihak, baik Kepulauan Meranti maupun Grisek Jaya Sdn Bhd, karena kita adalah serumpun yang hanya dipisahkan oleh Selat Melaka," jelas Kamarudin.
Pertemuan yang mengedepankan nilai kekerabatan sekaligus bisnis ini turut didampingi oleh staf ahli bupati, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta jajaran direksi BUMD Kepulauan Meranti yang bersiap menindaklanjuti potensi kerja sama tersebut. ***