
PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Riau menargetkan mampu meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada tahun 2013. Dan untuk mewujudkannya, Pemkab akan mendata kembali aset yang dimiliki.
Karena itu, Bupati Pelalawan HM Harris meminta seluruh jajarannya untuk melaporkan asset dan keuangannya dengan baik. Apalagi saat ini Kabupaten Pelalawan telah memiliki Asisten IV yang khusus membidangi masalah aset. Pasalnya, laporan pengelolaan asset keuangan dengan baik ini adalah untuk mengejar hasil audit wajar tanpa pengecualian (WTP).
"Soalnya, dengan telah adanya Asisten IV yang tugasnya membidangi masalah aset termasuk juga di dalamnya pengelolaan aset adalah sebagai bentuk untuk mewujudkan serta menerapkan prinsip-prinsip good governance di bidang pengelolaan asset dan keuangan daerah, sekaligus reformasi penyelenggaraan keuangan daerah," terang Bupati Pelalawan HM Harris pada sejumlah media di Pangkalan Kerinci, Jumat (1/2/2013).
Harris mengatakan bahwa dengan sistim penataan aset serta administratif pengelolaan keuangan yang baik maka hal ini akan dapat mendorong membaiknya opini Badan Pengelolaan Keuangan (BPK) mengenai pengelolaan keuangan dan aset menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) karena selama ini Pelalawan hanya mampu meraih WDP. Apalagi penataan asset dalam delapan (8) tahun terakhir mulai tahun 2006 ini merupakan salah satu syarat WTP yang harus dikerjakan seluruh satker .
"Kita menargetkan pengelolaan asset dan keuangan daerah sejak tahun 2006 sampai sekarang. Sehingga dalam penilaian laporan pengelolaan keuangan tahun 2012 mendapat penilaian WTP tahun 2013 ini," katanya.
Menurutnya, salah satu bentuk reformasi penyelenggaraan keuangan daerah adalah penataan organisasi pengelola keuangan dan aset yang sebelumnya di Kabupaten Pelalawan dikelola terpisah yakni ada yang dikelola di bagian keuangan danada bagian umum dan aset tapi kini telah disatukan. Pasca penyatuan beberapa SOTK beberapa waktu lalu termasuk juga pengelolaan keuangan dan aset maka kendala Kabupaten Pelalawan mendapat WTP telah terjawab dengan ditambahnya aisten IV.
"Jadi kendala kita selama ini untuk mendapatkan WTP kini telah terjawab dengan adanya Asisten IV, tinggal keseriusan kita saja bekerja," tutupnya. (ilm)